Rencana Pembangunan Kompleks PLTS Dinilai Tidak Sinkron Dengan Kebutuhan Listrik
Senin, 08 Maret 2021 | 08:08 WIB
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana mengembangkan solar park atau pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) skala besar di lahan yang luas. Namun, pengamat menilai rencana tersebut tidak sinkron dengan kebutuhan listrik masyarakat setempat sejauh ini.
Ide pembangunan solar park merujuk dari implementasi proyek serupa di Abu Dhabi Uni Emirat Arab, Portugal dan Arab Saudi. Pemerintah menargetkan wilyah tengah dan timur Indonesia. Alasannya daerah tersebut memiliki iklim kering,radiasi sinar matahari cukup bagus serta curah hujan rendah.
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan? Masuk
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
