KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Prospek pertumbuhan kinerja pasar saham di Amerika Serikat (AS) cukup menjanjikan, seiring kembali bergulirnya aktivitas ekonomi di negara tersebut. Beriringan, tren minat investor dalam negeri berinvestasi di saham luar negeri, termasuk pasar saham AS, juga meningkat, termasuk melalui reksadana saham syariah offshore.
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dana kelolaan reksadana global, termasuk saham syariah offshore, per Juni, mencapai Rp 16,05 triliun. Jumlah tersebut naik dari Rp 16,03 triliun di Mei dan Rp 12,6 triliun di Desember 2020.
