Berita Market

Tahun Ini, Pakuwon Jati (PWON) Menargetkan Marketing Sales Rp 1,8 Triliun

Jumat, 21 Januari 2022 | 04:35 WIB
Tahun Ini, Pakuwon Jati (PWON) Menargetkan Marketing Sales Rp 1,8 Triliun

Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) membidik pertumbuhan pendapatan prapenjualan atau marketing sales 28,57% tahun ini. Di tahun lalu, emiten properti ini membukukan marketing sales sebesar Rp 1,4 triliun. 

Direktur PWON Minarto Basuki mengatakan, target marketing sales tahun ini mencapai Rp 1,8 triliun. Pengembang properti ini berencana merilis kembali produk highrise yang dimilikinya, seperti Pakuwon Bekasi dan Pakuwon Mall Surabaya. 

Minarto mengatakan, Pakuwon Bekasi akan dirilis pada kuartal II dan Pakuwon Mall Surabaya pada kuartal IV-2022. PWON memperkirakan kontribusi pendapatan paling kuat tetap berasal dari penjualan segmen rumah tapak di Surabaya tahun ini. Kondisi ini tercermin dari penjualan properti rumah tapak yang masih menjadi kontributor utama marketing sales PWON, mencapai 52% di 2021. 

pakuBaca Juga: Kenaikan Biaya Energi tidak Berimbas Langsung Terhadap Kinerja Pakuwon Jati (PWON)

Analis BRI Danareksa Sekuritas Victor Stefano mengatakan, target marketing sales PWON lebih tinggi dari proyeksi yang dibuat tim riset BRI Danareksa Sekuritas. "Kami memutuskan merevisi naik 9% target marketing sales PWON menjadi Rp 1,68 triliun dari proyeksi semula Rp 1,54 triliun," ujar dia. 

Revisi naik ini dilakukan BRI Danareksa Sekuritas setelah melihat perolehan marketing sales Pakuwon Jati pada 2021. "Kami juga membuat asumsi setelah mempertimbangkan melihat rencana peluncuran proyek baru perusahaan pada tahun ini," ujar Victor, Selasa (18/1).

Victor juga menulis dalam risetnya, kinerja PWON tahun lalu berjalan sesuai target karena berhasil mendapat tambahan marketing sales Rp 429 miliar pada Oktober-Desember 2021. Hasil tersebut cukup baik ketimbang kuartal III tahun 2021, di mana PWON hanya membukukan marketing sales Rp 180 miliar. "PPKM darurat berpengaruh pada penjualan properti PWON," jelas Victor. 

BRI Danareksa memprediksi pendapatan PWON di 2021 mencapai Rp 5,13 triliun, dengan laba bersih Rp 1,21 triliun. Sedangkan di 2022, pendapatan dan laba bersih masing-masing diprediksi Rp 5,81 triliun dan Rp 1,6 triliun. 

Baca Juga: Prospek Laba Emiten pada 2022 Cerah, Ini 11 Saham Pilihan JP Morgan

BRI Danareksa Sekuritas memberi rekomendasi beli dengan target Rp 590. Kamis (20/1) harga PWON stagnan di Rp 456 per saham. 


Baca juga