Adira Finance Kini Resmi Memiliki 10% Saham MFIN

Kamis, 14 Maret 2024 | 04:10 WIB
Adira Finance Kini Resmi Memiliki 10% Saham MFIN
[ILUSTRASI. Direktur Utama Adira Finance, Dewa Made Susila (kanan) bersama Chief of Financial Officer (CFO) Sylvanus Gani dan Direktur Adira Finance Swandajani Gunadi.]
Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk telah membeli 10% saham PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN). Transaksi tersebut sejalan dengan kesepakatan yang ditandatangani perjanjian jual beli bersyarat keduanya pada 23 Juni 2023. Nilai transaksi pembelian saham Mandala Finance oleh Adira Finance senilai Rp 873,7 miliar 

Head of Corporate Secretary Regulatory Adira Finance Andreas Kurniawan menjelaskan, kini Adira Finance telah memiliki 265 juta saham. "Nilai transaksi ini tidak melebihi 20% dari ekuitas perusahaan," terang dia, dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (13/3). 

Baca Juga: Sejumlah Perusahaan Multifinance Genjot Pembiayaan Pada Sektor Produktif

Sehingga transaksi ini tidak termasuk dalam transaksi material sebagaimana yang dimaksudkan dalam peraturan OJK. Transaksi ini juga tidak termasuk transaksi afiliasi. 

Kesepakatan ini juga membuat kepemilikan saham MFIN berubah, di mana kini MUFG Bank memiliki sekitar 70,6% saham Mandala Finance, atau setara dengan 1,87 miliar unit saham. 
 

 

Bagikan

Berita Terbaru

Efek Musiman Mendongkrak Likuiditas dan Kredit
| Sabtu, 24 Januari 2026 | 11:11 WIB

Efek Musiman Mendongkrak Likuiditas dan Kredit

Penguatan dinilai lebih banyak dipengaruhi faktor musiman.                                                 

Cashback Bikin Kaget, Coretax Ubah Peta Pajak
| Sabtu, 24 Januari 2026 | 11:09 WIB

Cashback Bikin Kaget, Coretax Ubah Peta Pajak

Coretax berlaku, warganet gelisah masih kurang bayar pajak gara-gara menerima cashback.                    

Bangkitnya Investasi Reksadana Syariah di Indonesia
| Sabtu, 24 Januari 2026 | 09:33 WIB

Bangkitnya Investasi Reksadana Syariah di Indonesia

Reksadana syariah mengikuti prinsip Islam, yaitu menghindari riba gharar dan maysir dengan fokus pada aset halal seperti sukuk dan saham syariah. 

Rama Indonesia Ingin Akuisisi 59,24% Saham Dua Putra Utama Makmur (DPUM)
| Sabtu, 24 Januari 2026 | 08:17 WIB

Rama Indonesia Ingin Akuisisi 59,24% Saham Dua Putra Utama Makmur (DPUM)

Pada 22 Januari 2026, Rama Indonesia berencana mengakuisisi 59,24% saham PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) dari modal disetor dan ditempatkan.

Erajaya Swasembada (ERAA) Siapkan Dana Rp 150 Miliar untuk Buyback Saham
| Sabtu, 24 Januari 2026 | 08:09 WIB

Erajaya Swasembada (ERAA) Siapkan Dana Rp 150 Miliar untuk Buyback Saham

Jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari modal disetor dan paling sedikit saham yang beredar 7,5% dari modal disetor. ​

Pelemahan Rupiah Ikut Memicu IHSG Terkoreksi 1,37% Dalam Sepekan
| Sabtu, 24 Januari 2026 | 08:02 WIB

Pelemahan Rupiah Ikut Memicu IHSG Terkoreksi 1,37% Dalam Sepekan

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), jadi salah satu penahan kinerja IHSG di sepanjang pekan ini. ​

Bayang-Bayang Bubble di Saham Teknologi
| Sabtu, 24 Januari 2026 | 07:53 WIB

Bayang-Bayang Bubble di Saham Teknologi

Kinerja saham masih loyo di awal tahun 2026, emiten teknologi dibayangi bubble kecerdasan buatan (AI)

Harga Emas Terus Mencetak Rekor Tertinggi, Peluang Investasi Emas Masih Terbuka
| Sabtu, 24 Januari 2026 | 07:30 WIB

Harga Emas Terus Mencetak Rekor Tertinggi, Peluang Investasi Emas Masih Terbuka

Kondisi geopolitik yang panas dingin membuat harga emas diprediksi bakal terus menanjak di tahun 2026.

Menghadirkan Politik Ekonomi Resilensi
| Sabtu, 24 Januari 2026 | 07:00 WIB

Menghadirkan Politik Ekonomi Resilensi

Ekonomi resiliensi diperlukan saat ini untuk bisa melindungi rakyat kebanyakan dari tekanan ekonomi.​

Menunggu Bunga Layu
| Sabtu, 24 Januari 2026 | 07:00 WIB

Menunggu Bunga Layu

Otoritas perlu lebih galak memastikan efisiensi perbankan diteruskan kepada konsumen dalam bentuk bunga kredit yang rendah.

INDEKS BERITA

Terpopuler