Timbang-Timbang Rencana Berobat ke Luar Negeri saat Rupiah Keok
Fluktuasi nilai tukar rupiah bisa membuat biaya berobat ke luar negeri membengkak. Apakah berobat ke luar negeri tetap jalan?
Perbankan Masih Terus Menumpuk Dana di SBN
Dana perbankan yang parkir di SBN terus meningkat di tengah tingginya ketidakpastian global dan masih menariknya imbal hasil
Volatilitas Pada Saham Perbankan Masih Berpotensi Berlanjut
Tekanan pada saham bank-bank berkapitalisasi pasar jumbo semakin besar. Rencana pembagian dividen tak mampu menarik perhatian investor
Pembiayaan Mobil Bekas Tertekan
Pelemahan daya beli dan mobil listrik jadi penghalang.
Asuransi Bidik Peluang dari Kenaikan Imbal Hasil
Imbal hasil domestik naik, perusahaan asuransi bidik peluang investasi lebih tinggi. Pelajari strategi mereka untuk meraup keuntungan.
Kredit Macet Fintech Dekati Batas Aman
TWP90 industri pinjaman daring menembus 4,62% per April 2026, konsisten naik dari akhir tahun 2025 yang saat itu mencapai 4,32%
Risiko Asuransi Kesehatan Terkerek Pelemahan Rupiah
Angka klaim asuransi kesehatan yang meningkat 15,3% secara tahunan menjadi Rp 6,72 triliun pada kuartal I-2026
Rupiah Merosot, Bank Semakin Hati-hati Kucurkan Kredit
Pelemahan nilai tukar rupiah mendorong perbankan memperketat penyaluran kredit valas demi menjaga kualitas aset.
Pendanaan Lender Asing Masih Mungucur Deras
Outstanding pendanaan dari pemberi pinjaman asing mencapai Rp 14,06 triliun di kuartal I-2026, alias naik 18,28% secara tahunan.
Saham Bank Tetap Belum Berdaya, Padahal Sudah Terendah dalam 5 Tahun
BBCA dan BBRI ambruk ke level terendah 5 tahun, asing kabur triliunan rupiah di tengah tekanan rupiah dan kenaikan BI rate
Iuran Dana Pensiun Terusik Ancaman PHK
OJK mencatat iuran dapen masih mengalami peningkatan setinggi 10,30% secara tahunan menjadi Rp 9,69 triliun
Ekonomi Tersendat, Permintaan Gadai Bisa Meningkat
Piutang pembiayaan gadai sebesar Rp 153,49 triliun per kuartal I-2026, jumlah tersebut melompat 60,27% secara tahunan.
Rupiah Loyo, Trade Finance Tetap Melaju
Rupiah melemah ke level terendah, tapi bisnis trade finance perbankan justru tetap tumbuh dan jadi peluang baru di tengah tekanan impor
Kualitas Aset Membaik, Pembentukan Pencadangan Bank Susut
Beban pemulihan kerugian penurunan nilai aset keuangan atau impairment sejumlah bank beraset besar tercatat menyusut hingga April 2026.
Simpanan Rupiah Susut, Dollar Semakin Diminati
Simpanan rupiah di bank mengalami penurunan, sementara dollar makin diminati di tengah pelemahan kurs dan ketidakpastian pasar.
BI Rate Naik, Risiko Kredit Berpotensi Meningkat
BI Rate naik, bunga kredit ikut naik. Ini bisa bikin sebagian debitur makin sulit bayar, sehingga risiko kredit perbankan berpotensi meningkat
Rasio CASA Bank Swasta Terbesar Menanjak
Suku bunga naik, tapi bank tetap kebanjiran dana murah. BCA dan Bank CIMB Niaga sama-sama berhasil meningkatkan porsi CASA
Hasil Investasi Asuransi Jiwa Terpuruk
AAJI mencatat hasil investasi industri asuransi jiwa tercatat minus Rp 1,60 triliun sepanjang tiga bulan pertama 2026
Rupiah Loyo, Utang Valas Multifinance Masih Terjaga
Kurs rupiah yang terus memerah meningkatkan risiko atas pendanaan multifinance dengan menggunakan valuta asing
Multifinance Selektif Merilis Surat Utang
Imbal hasil obligasi naik, pendanaan makin mahal.
Kenaikan Bunga Tekan Biaya Dana Pergadaian
Bunga acuan BI 5,25% ancam profit pergadaian. Pelaku industri mewaspadai potensi penurunan kemampuan bayar nasabah.
Tekanan Ganda Mengadang Unitlink Saham
Kinerja unitlink saham akan semakin berat setelah kenaikan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin pada bulan lalu
Kredit Investasi Masih Jadi Motor Pertumbuhan
Kredit investasi mampu tumbuh mencapai 19%, namun trennya melambat jelang akhir tahun.
Bankir Masih Menunggu Momentum Penuhi Ketentuan Free Float
Membeli saham bank saat ini bisa jadi peluang emas. Aturan free float 15% BEI akan memaksa puluhan bank melepas saham ke publik.
DHE SDA Dongkrak Likuiditas Himbara
Aturan baru DHE SDA berlaku 1 Juni, perbankan Himbara diproyeksi terima likuiditas valas. Hitungan potensi dana hingga US$2,2 miliar per bulan.

