Pakai Pay Later untuk Hal Penting dan Produktif
Pay later makin banyak digunakan, khususnya oleh generasi muda. Yuk, simak cara penggunaannya biar tak merusak keuangan.
Transaksi QRIS Menjadi Data Pelengkap, Bukan Pengganti
OJK mendorong pemanfaatan data transaksi QRIS sebagai salah satu faktor pendukung dalam penilaian kelayakan kredit pada penyaluran kredit digital.
2026 Masih Menantang, Leasing Ambil Sikap Konservatif
Penjualan otomotif diprediksi belum benar-benar pulih, kendati lebih baik dari 2025. Ini mempengaruhi strategi leasing
Bisnis Emas Bank Syariah Bakal Semakin Merekah
Memasuki tahun 2026, bank syariah menilai harga emas bisa kembali berkilau setelah melesat di tahun lalu dan menjadi sentimen layanan emas.
Ekonomi Loyo, Bank Bekerja Keras Dorong Efisiensi
Perbankan berupaya menjaga efisiensi untuk menjaga profitabilitas di tengah lesunya ekonomi yang menekan kinerja.
Bisnis Kredit Investasi Bank Masih Cukup Seksi
Permintaan kredit untuk jangka panjang memberi sinyal masih ada ruang pertumbuhan.
Mengintip Strategi Bank Digital Dongkrak Kredit dan Menjaga Margin
PT Allo Bank Indonesia Tbk memilih menahan laju ekspansi pembiayaan.
Pergadaian Tumbuh, Risiko Mengintai
Bisnis pergadaian masih mampu tumbuh dua digit pada 2026, dengan prediksi di kisaran 15%-20%.
Multifinance Bidik Cuan dari Pembiayaan Modal Kerja
OJK mencatat, hingga Oktober 2025, pembiayaan modal kerja multifinance tumbuh 9,28% secara tahunan menjadi Rp 53,19 triliun.
Menanti Efek Spin Off UUS Asuransi
Terdapat 29 perusahaan UUS asuransi bakal spin off.
2025, Kesepakatan Merger Akuisisi Sektor Keuangan Indonesia Capai Rp 9,21 triliun
Kesepakatan merger dan akuisisi di sektor keuangan melesat 56,3% secara tahunan, di saat total aktivitas merger dan akuisisi turun
Prospek Perbankan 2026: Masih Sulit Lepas dari Bayang-Bayang Perlambatan Ekonomi
Ekonom memprediksi penyaluran kredit di tahun 2026 berpotensi tumbuh 9%, di atas proyeksi target tahun ini
Izin Dipermudah, Persaingan Bisnis Gadai Makin Sengit di Tahun Depan
Pasar gadai di dalam negeri masih menawarkan daya tarik tinggi bagi pemain yang ingin menjajal bisnis ini.
Porsi Penjaminan Kredit UMKM Dibidik Tembus 90%
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mematok porsi penjaminan UMKM mencapai 90% dari total portofolio penjaminan di tahun 2028
OJK Percepat Konsolidasi, BPR Berguguran
Keharusan menambah modal memaksa konsolidasi dan penutupan BPR.
Permintaan Lesu, Bank Kecil Tahan Kredit demi Jaga NPL
Bank-bank kecil (KBMI I) menahan laju kredit akibat permintaan lesu dan fokus menjaga rasio NPL tetap rendah, terapkan pencadangan ekstra.
Bisnis Unitlink Masih Butuh Banyak Perbaikan
Hingga kuartal III-2025, AAJI mencatat perolehan premi dari unitlink turun 12,5% secara tahunan menjadi Rp 49,24 triliun.
Tekanan Pada Kredit UMKM Membuat Risiko Kenaikan NPL Makin Tinggi
Nilai outstanding kredit UMKM perbankan masih terus menurun, sementara tingkat kredit bermasalah juga masih naik
Multifinance Redam Risiko Lonjakan NPF
Industri pembiayaan mengantisipasi tradisi kenaikan kredit macet yang biasanya terjadi pada momen liburan akhir tahun.
Bisnis Reasuransi Masih Menantang di Tahun Depan
Risiko bisnis diprediksi masih cukup besar di tahun 2026, sehingga menuntut kehati-hatian dari perusahan reasuransi.
Defensif Fondasi Keuangan, Agresif dalam Berinvestasi
Ekonomi dan konsumsi masyarakat berpotensi menguat di 2026. Simak strategi yang bisa Anda lakukan supaya keuangan tetap aman.
Marjin Bisnis Gadai Bakal Makin Tebal
Dengan suku bunga yang lebih rendah, perusahaan gadai bisa mendapat biaya dana yang lebih ringan yang bisa berdampak positif pada profitabilitas.
Dari Uang Saku Anak ke Pengelolaan Keuangan
Ada banyak pilihan dalam memberikan uang saku buat anak. Simak cara mengatur uang saku anak sembari mengajarkan soal pengelolaan uang.
Beban Pencadangan Diperkirakan Bakal Susut Tahun Depan
Mayoritas bank beraset besar masih mencatatkan kenaikan beban pencadangan atau biaya provisi hingga November 2025.
Penjualan Kendaraan Lesu, Kredit Pembelian Kendaraan Bank Mengempis
Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) perbankan kian tertekan. Penyusutan outstanding jenis kredit konsumtif ini semakin dalam hingga November 2025.

