Saham Perbankan Menanti Kebijakan Menkeu Baru
Pergantian Menkeu sempat mengerek saham bank besar, tetapi euforia cepat mereda. Kini pasar menanti arah kebijakan fiskal baru
Kinerja Bank Besar Masih Berlanjut Tumbuh Solid
Kinerja bank besar tetap solid hingga Agustus 2026, ditopang pertumbuhan kredit dan pendapatan, meski tekanan provisi dan NIM masih membayangi
Waspadai Risiko Kredit Jumbo Himbara ke Agrinas
Kredit jumbo Himbara ke Agrinas mulai diuji. Jatuh tempo September membayangi risiko NPL, pencadangan, dan penurunan margin bank
Leasing Putar Otak Menarik Minat Debitur
Pembiayaan kendaraan roda empat oleh perusahaan leasing hingga Juli masih turun 2,43% menjadi Rp 230,92 triliun.
Nilai Simpanan LKM Masih Mengembang
Nilai simpanan di industri Lembaga Keuangan Mikro (LKM) meningkat 8,62% secara tahunan menjadi sekitar Rp 630 miliar per Juli 2026.
Makin Selektif, Modal Ventura Masuk Fase Konsolidasi
OJK mencatat pembiayaan modal ventura hingga Juli 2026 turun 0,46% secara tahunan menjadi Rp 16,32 triliun
Bank Konvensional Ramai-Ramai Kepincut Bisnis Emas
Bank konvensional masuk lebih agresif ke bisnis emas lewat layanan digital, menegaskan emas kini bukan lagi eksklusif milik perbankan syariah.
Kredit Konsumer Belum Akan Bertaji di Kuartal III
Pertumbuhan kredit konsumer hingga kuartal III diprediksi belum akan optimal, di tengah bayang-bayang ketidakpastian ekonomi global
Gesekan Kartu Kredit Perbankan Masih Melaju Kencang
Kartu kredit tetap melaju dua digit di tengah kredit konsumer yang melambat, tapi risiko NPL mulai mengintip.
Perbankan Mulai Hati-hati Hadapi Kuartal III
Optimisme bank mulai tergerus: indeks bisnis turun, prospek makro masuk zona pesimistis, sementara tekanan NIM makin nyata.
Peningkatan Risiko Membayangi Ekspansi Kencang Kredit Properti
Kredit properti tumbuh 18,4%, tapi NPL ikut menanjak—risiko kredit mulai membayangi ekspansi perbankan.
Simpanan Kelas Menengah Bawah Menyusut Meski Jumlah Rekening Meningkat
Nominal simpanan pada tier di bawah Rp 100 juta sebesar Rp 1.160,35 triliun per Juli 2026, turun 0,5% secara bulanan.
Demand Tinggi, Aturan Fintech Diberi Relaksasi
Di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang, batasan borrower untuk meminjam di tiga platform sekaligus, kini dihapus.
Kredit Mobil Bekas Terjepit Pasar Mobil Listrik Murah
Kredit mobil seken oleh multifinance menyusut 4,52% secara tahunan menjadi Rp 86,25 triliun hingga Juli 2026.
Asuransi Jiwa Dorong Kualitas Kanal Agensi
AAJI mencatat kontribusi premi hasil jerih payah agen mencapai Rp 28,67 triliun di paruh pertama tahun ini, atawa naik 3,1% secara tahunan
Industri Asuransi Harap Limit Penjaminan Polis Lebih Fleksibel
LPS mengusulkan batas nilai penjaminan dalam Program Penjaminan Polis (PPP) sebesar Rp 500 juta per pemegang polis.
Pembiayaan Paylater Multifinance Tumbuh Subur
Kredit paylater oleh perusahaan leasing menembus Rp 13,62 triliun hingga Juli 2026, melompat 54,65% dibanding periode yang sama di 2025.
Dana Pemda Ditarik, Likuiditas BPD Tercekik
BPD khawatir dampak penerapan kebijakan pemerintah pusat menarik duit pemda di bank.
Bank Mengalihkan Likuiditas ke Kredit
Berdasarkan data per Agustus 2026, kepemilikan SRBI oleh bank tercatat sebesar Rp 618,76 triliun, turun 0,45% secara bulanan.
Bisnis Asuransi Kesehatan Masih Rentan
Pendapatan premi asuransi kesehatan di perusahaan asuransi jiwa maupun umum mencapai Rp 31,49 triliun per Juli 2026
Pertumbuhan Pembiayaan Syariah Perbankan Masih Relatif Terbatas
Pembiayaan perbankan syariah tumbuh 11,82% secara tahunan menjadi Rp 744,51 triliun per Juli 2026.
Persaingan Bisnis Gadai Nasional Bakal Semakin Ketat
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan izin usaha kepada dua perusahaan swasta baru untuk menjadi penantang PT Pegadaian.
Bunga Ultra Mikro Makin Murah, Pindar Cari Ruang Baru
Pembiayaan digital tak lagi hanya berkutat pada kebutuhan konsumsi. Sudah ada modal untuk warung, pertanian, hingga kerajinan.
Bank Makin Gencar Manfaatkan Teknologi Akal Imitasi
Akal imitasi mulai dipakai bank untuk mempercepat pembukaan rekening, membaca pola transaksi, hingga mendukung pengelolaan risiko.
Pasar Asuransi Jiwa Kumpulan Masih Menawan
AAJI mencatat pendapatan premi dari segmen kumpulan tumbuh 11% secara year on year menjadi Rp 19,63 triliun hingga semester I-2026.

