Hasil Pencarian
Gunung Raja Paksi (GGRP) Pasang Target Konservatif Tahun Ini
Gunung Raja Paksi tahun ini fokus melanjutkan penguatan bisnis inti baja berbasis hilirisasi dan peningkatan value-added product.
Kamis, 12 Maret 2026 | 02:19 WIB
Menembus Labirin Middle-Income Trap
Jika kita gagal menyinergikan modal manusia sekarang, mimpi Indonesia Emas 2045 hanya akan menjadi catatan sejarah semata.
Kamis, 12 Maret 2026 | 02:03 WIB
Cermati Daya Beli dan Laju Kurs, Kalbe Farma (KLBF) Melirik Ekspansi Pasar Ekspor
Kalbe sudah melakukan shifting pembayaran bahan baku farmasi ke renminbi (yuan Tiongkok) dari sebelumnya menggunakan dolar AS.
Kamis, 12 Maret 2026 | 01:23 WIB
Harga Emas Sideways di Tengah Perang Iran dan Israel-AS, Apa Penyebabnya?
Untuk mencapai harga US$ 6.000 per ons troi, emas kemungkinan membutuhkan katalis yang lebih besar.
Rabu, 11 Maret 2026 | 20:56 WIB
Ketegangan Geopolitik Timur Tengah, Guncang Industri Otomotif Dalam Negeri
Pelemahan rupiah akan meningkatkan biaya produksi pabrik perakitan domestik yang masih bergantung pada komponen impor.
Rabu, 11 Maret 2026 | 12:00 WIB
Simulasi Perang Timur Tengah Terjadi 2-4 Bulan ke Harga Minyak & Ekonomi Indonesia
Dalam kasus ekstrem, serangan luas terhadap infrastruktur energi di seluruh wilayah Teluk dapat menciptakan guncangan mirip Krisis Minyak 1973.
Rabu, 11 Maret 2026 | 11:00 WIB
Menakar Seberapa Menarik Saham BSDE Dilirik Saat Manajemen Pasang Target Konservatif
Di tengah permintaan properti yang belum pulih seratus persen, recurring income menjadi jangkar penting bagi stabilitas kinerja BSDE.
Rabu, 11 Maret 2026 | 09:45 WIB
Dibayangi Risiko Pemangkasan Bobot di MSCI, tapi Asing Masih Borong Saham ASII
Volume penjualan mobil Astra diperkirakan naik 4% YoY mencapai sekitar 428.000 unit dengan pangsa pasar 52%.
Rabu, 11 Maret 2026 | 08:30 WIB
Saham MDKA Gacor Diborong Investor Institusi Asing Sejak Awal Tahun 2026
Saat ini valuasi MDKA relatif mahal, kenaikan di periode tahun berjalan sudah priced-in karena tingginya harga emas dan operasional proyek baru.
Rabu, 11 Maret 2026 | 07:30 WIB
Menakar Prospek Kinerja Keuangan dan Saham BWPT di Balik Rencana Penerbitan Obligasi
Sepanjang tahun 2025, BWPT mencetak pendapatan sebesar Rp 5,6 triliun, tumbuh 30,23% secara tahunan (YoY).

