Asuransi Syariah Tertekan, Industri Bidik Pemulihan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepercayaan masyarakat terhadap produk asuransi masih rapuh. Akibatnya, kinerja industri asuransi syariah masih berada dalam tekanan hingga akhir 2025, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, per November 2025 kontribusi asuransi syariah turun 5% secara tahunan.
Penurunan ini sejalan dengan kondisi industri asuransi secara umum yang belum pulih total. Salah satu faktor utama penekan kinerja berasal dari produk unitlink atau Paydi. Meski kinerja underlying unitlink sepanjang 2025 tergolong cukup baik, Pengamat Asuransi Wahju Rohmanti menilai, bayang-bayang kasus unitlink di tahun-tahun sebelumnya masih membekas di benak nasabah.
