Bank Diminta Menahan Dividen demi Investasi Keamanan Siber
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong perbankan menyesuaikan pembagian dividen dengan kebutuhan investasi teknologi dan keamanan siber. Bank dinilai perlu menyisihkan lebih banyak dana untuk memperkuat sistem teknologi informasi (TI) di tengah meningkatnya ancaman serangan siber dan scamming.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, penyesuaian dividend payout ratio (DPR) diperlukan karena investasi teknologi perbankan membutuhkan biaya besar.
