Bank Tampik Ngerem Kredit Demi SRBI

Senin, 22 Juli 2024 | 10:38 WIB
 Bank Tampik Ngerem Kredit Demi SRBI
[ILUSTRASI. Pejalan kaki melintas dekat gapura Bank Indonesia di Jakarta, Jumat (24/5/2024). Hingga 21 Mei 2024 total aliran modal yang masuk ke instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sebesar Rp 508,41 triliun, dengan aliran modal asing senilai Rp 142,9 triliun, atau setara 28,11% dari total pembelian SRBI. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/24/05/2024]
Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Para bankir menampik mengerem penyaluran kredit hanya demi mengejar cuan pada instrumen moneter yang diterbitkan Bank Indonesia (BI). Instrumen yang dimaksud tak lain adalah Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

Instrumen SRBI memang sangat diminati perbankan. Per Juni 2024, total kepemilikan perbankan pada SRBI sudah mencapai Rp 461,29 triliun atau 63,9% dari total SRBI. Jumlah ini meningkat pesat dari pertama instrumen itu diterbitkan pada September 2023 sebesar Rp 66,5 triliun.

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.

Berlangganan

Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi bisnis dan investasi pilihan

-
Kontan Digital Premium Access

Business Insight, Epaper Harian + Tabloid, Arsip Epaper 30 Hari

Rp 120.000
Berlangganan dengan Google

Gratis uji coba 7 hari pertama. Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran.

Bagikan

Berita Terbaru

Megathrust dan Kesiapan Dana Penanggulangan Bencana di Indonesia
| Kamis, 19 September 2024 | 06:26 WIB

Megathrust dan Kesiapan Dana Penanggulangan Bencana di Indonesia

Jepang memiliki sistem dana darurat nasional dan program bantuan untuk tanggap darurat.

Cek Kosong Jumlah Menteri Kabinet Prabowo
| Kamis, 19 September 2024 | 06:15 WIB

Cek Kosong Jumlah Menteri Kabinet Prabowo

Jumlah kementerian di pemerintahan presiden terpilih Prabowo Subianto bisa membengkak.

Nasib Beleid Energi Hijau di Tangan Pemerintah Baru
| Kamis, 19 September 2024 | 06:15 WIB

Nasib Beleid Energi Hijau di Tangan Pemerintah Baru

Power wheeling masih pro-kontra, pembahasan RUU EBET dilanjutkan DPR periode 2024-2029.

Pefindo Sematkan Rating A+ Stable Outlook Untuk Petrosea (PTRO)
| Kamis, 19 September 2024 | 05:52 WIB

Pefindo Sematkan Rating A+ Stable Outlook Untuk Petrosea (PTRO)

Peringkat tersebut mencerminkan posisi bisnis, layanan yang terintegrasi, dan profil keuangan yang kuat dari PTRO.

 

BI dan The Fed Kompak Memangkas Bunga, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini dari Analis
| Kamis, 19 September 2024 | 05:50 WIB

BI dan The Fed Kompak Memangkas Bunga, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini dari Analis

The Fed memangkas suku bunga acuan 50 bps. 

Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) Raih Pinjaman BMRI Rp 700 Miliar
| Kamis, 19 September 2024 | 05:40 WIB

Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) Raih Pinjaman BMRI Rp 700 Miliar

Pinjaman berdasarkan perjanjian fasilitas  itu jatuh tempo pada 12 September 2029.

Verona Indah Picture (VERN) Pasang Harga IPO Rp 190-Rp 195
| Kamis, 19 September 2024 | 05:36 WIB

Verona Indah Picture (VERN) Pasang Harga IPO Rp 190-Rp 195

Calon emiten yang akan memakai kode saham (VERN) ini sedang menggelar penawaran umum perdana saham IPO). 

Genjot Kinerja, Astra Agro Lestari (AALI) Remajakan Tanaman Sawit
| Kamis, 19 September 2024 | 05:32 WIB

Genjot Kinerja, Astra Agro Lestari (AALI) Remajakan Tanaman Sawit

PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) akan terus melakukan replanting seluas 4.000-5.000 hektare tiap tahun.

Suku Bunga Rendah, Emiten Grup Astra Bergairah
| Kamis, 19 September 2024 | 05:21 WIB

Suku Bunga Rendah, Emiten Grup Astra Bergairah

Meneropong prospek saham Grup Astra seiring penurunan suku bunga BI.

Suku Bunga Turun, Kocok Ulang Portofolio Sesuai Profil Risiko
| Kamis, 19 September 2024 | 05:11 WIB

Suku Bunga Turun, Kocok Ulang Portofolio Sesuai Profil Risiko

Penurunan suku bunga menjadi angin segar bagi investor yang gemar membiakkan dana di instrumen investasi. 

INDEKS BERITA

Terpopuler