Bara Selat Hormuz

Selasa, 10 Maret 2026 | 02:23 WIB
Bara Selat Hormuz
[ILUSTRASI. USA-IRAN/HORMUZ (REUTERS/Dado Ruvic)]
Siswanto Rusdi | Direktur The National Maritime Institute (Namarin)

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penulis pernah menulis seputar blokade Selat Hormuz pada sebuah harian ekonomi ibu kota tahun lalu. Saat itu, perairan sempit milik Iran tersebut tidak semencekam sekarang di mana tidak ada kapal (tanker) yang dirudal oleh otoritas angkatan laut negara Pantai Iran. Kini situasinya berbeda. Makanya penulis merangkai kembali karangan dengan mengangkat isu yang sama. Dilaporkan oleh kantor berita Reuters, MV Athena Nova terkena hantaman dua drone yang diterbangkan oleh Sepah Pasdaran, istilah dalam Bahasa Iran untuk menyebut Pasukan Pengawal Revolusi Islam atau Islamic Revolutionary Guard Corps, disingkat IRGC. Kapal pun langsung diselimuti kobaran api.

Sebelumnya, MV Mkd Vyom, berkebangsaan Republik Kepulauan Marshall, dihajar rudal saat berada pada posisi 44 mil laut di barat laut Muskat, Oman. Akibatnya, kapal meledak dan memicu kebakaran di kamar mesin. Seorang kru tewas. Api dilaporkan telah berhasil dijinakkan dan kapal tetap mengapung seraya menunggu ditarik menuju pelabuhan yang relatif aman di kawasan. Lalu, ada MV Skylight (berbendera Republik Palau) yang tengah lego jangkar pada posisi 5 mil laut sebelah utara Khasab, Oman. Kapal ini juga dilahap si jago merah setelah diserang rudal. Empat dari 20 kru kapal -- terdiri dari 15 warga negara India dan 5 warga negara Iran -- luka-luka. Mereka selanjutnya dievakuasi dari kapal. Kapal berkebangsaan AS, MV Stena Imperative, juga kena hantam rudal ketika sedang sandar di Salman Industrial City di Pelabuhan Bahrain. Satu pekerja galangan kapal meninggal dunia.

Baca Juga: Lonjakan Harga Komoditas dan Kebijakan Angkutan Batubara Bikin Saham RMKE Memesona

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

Surplus Dagang Indonesia Tersisa US$ 89,1 Juta Saja, Terendah Dalam 6 Tahun
| Selasa, 02 Juni 2026 | 19:54 WIB

Surplus Dagang Indonesia Tersisa US$ 89,1 Juta Saja, Terendah Dalam 6 Tahun

Surplus neraca dagang RI hanya US$ 89,1 juta di April 2026, terendah sejak Mei 2020. Pahami penyebab anjloknya surplus perdagangan.

Bukan Cuma Pangan, Ini Komoditas Pemicu Laju Inflasi Mei 2026
| Selasa, 02 Juni 2026 | 16:59 WIB

Bukan Cuma Pangan, Ini Komoditas Pemicu Laju Inflasi Mei 2026

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi 0,28% secara bulanan pada Mei 2026, lebih tinggi dibandingkan inflasi April 2026 yang sebesar 0,13%.

Saham Prajogo Pangestu Terbang Seiring Rebalancing MSCI, Mana yang Menarik Dicermati?
| Selasa, 02 Juni 2026 | 09:29 WIB

Saham Prajogo Pangestu Terbang Seiring Rebalancing MSCI, Mana yang Menarik Dicermati?

Pergerakan saham-saham terafiliasi Prajogo Pangestu masih akan dipengaruhi aksi fund manager yang menyesuaikan portofolio.

ESG HMSP: Ketika Warung Naik Kelas Lewat Bimbingan SRC
| Selasa, 02 Juni 2026 | 09:19 WIB

ESG HMSP: Ketika Warung Naik Kelas Lewat Bimbingan SRC

Warung kelontong anggota SRC disebut mampu meningkatkan omzet setelah mendapat pendampingan dan akses digital. Ekosistem

Baru Satu IPO Hingga Tengah Tahun Saat IHSG Jeblok, Ada Apa di Pasar Saham Indonesia?
| Selasa, 02 Juni 2026 | 09:18 WIB

Baru Satu IPO Hingga Tengah Tahun Saat IHSG Jeblok, Ada Apa di Pasar Saham Indonesia?

Di tengah pelemahan pasar ini, suntikan dana baru dari aksi initial public offering (IPO) perusahaan besar juga belum terlihat.

Peluang dari Koreksi Indeks Kompas100
| Selasa, 02 Juni 2026 | 08:46 WIB

Peluang dari Koreksi Indeks Kompas100

Indeks Kompas100 ambles lebih dalam dari IHSG. Tapi, analis melihat ada sinyal rebound. Simak sektor & saham pilihan yang siap bangkit!

Banyaknya Hari Libur Memoles Kinerja Jasa Marga (JSMR)
| Selasa, 02 Juni 2026 | 08:41 WIB

Banyaknya Hari Libur Memoles Kinerja Jasa Marga (JSMR)

Volume lalu lintas tol melonjak hampir 20% saat libur Iduladha. Namun, ada beban keuangan yang mengancam kinerja JSMR. Pelajari selengkapnya.

Berupaya Mengalap Berkah dari Tayangan Siaran Piala Dunia, Simak Prospek Saham WIFI
| Selasa, 02 Juni 2026 | 08:20 WIB

Berupaya Mengalap Berkah dari Tayangan Siaran Piala Dunia, Simak Prospek Saham WIFI

Kontribusi dari gelaran Piala Dunia 2026 terhadap pendapatan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) diperkirakan terbatas.

Bisnis Data Center Menopang Penjualan Lahan Kawasan Industri
| Selasa, 02 Juni 2026 | 07:34 WIB

Bisnis Data Center Menopang Penjualan Lahan Kawasan Industri

Penjualan lahan industri pada awal 2026 dinilai masih bertumbuh kuat dibanding periode yang sama tahun lalu.

Mengantisipasi Kemunculan Black Swan di Bursa Saham
| Selasa, 02 Juni 2026 | 07:30 WIB

Mengantisipasi Kemunculan Black Swan di Bursa Saham

Bahkan ahli ekonomi dunia gagal memprediksi Black Swan. Jangan biarkan Anda menjadi korban berikutnya. Kenali risiko dan peluangnya sekarang.

INDEKS BERITA

Terpopuler