Berita Perdagangan dan Jasa

Belajar Berjualan Karbon Sampai ke Negeri China

Minggu, 10 Desember 2023 | 06:45 WIB
Belajar Berjualan Karbon Sampai ke Negeri China

ILUSTRASI. Solar panel Pertamina NRE.

Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Asnil Amri

KONTAN.CO.ID - Perdagangan bursa karbon di Indonesia telah dimulai sejak September 2023 lalu. Hanya saja, hampir tiga bulan berjalan, penjualannya bisa dibilang masih rendah. 
Putra Adhiguna, analis Institute for Energy Economics and Finansial Analysis (IEEFA) melihat situasi ini terjadi karena di Indonesia belum ada kepastian. Pembelian kredit karbon untuk mengurangi emisi sifatnya masih sukarela. “Kalau hanya berpatok pada kesadaran, memang tidak akan jadi (besar),” ujarnya. 

Sementara di luar negeri, net zero emissions sudah menjadi suatu kewajiban. Perusahaan dipaksa untuk membeli karbon demi menurunkan tingkat emisi seperti yang disyaratkan. Swedia dan Finlandia sudah memberlakukan pajak karbon atas emisi yang dihasilkan. 

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.

Sudah berlangganan? Masuk

Berlangganan

Berlangganan Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi, bisnis, dan investasi pilihan

Rp 20.000

Bayar per artikel

Hanya Rp 5.000 untuk membaca artikel ini

Rp 5.000

Berlangganan dengan Google

Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran karena Google akan mengingat metode yang sudah pernah digunakan.

Terbaru