Bill Gates Bersiap Bantu Kembangkan Vaksin TBC

Kamis, 08 Mei 2025 | 06:15 WIB
Bill Gates Bersiap Bantu Kembangkan Vaksin TBC
[ILUSTRASI. Pendiri Microsoft dan tokoh filantropi dunia Bill Gates berjalan meninggalkan ruang usai pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto, menteri dan pengusaha di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (5/5/2025). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa.]
Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pendiri Microsoft Bill Gates bakal meneruskan bantuan dana sektor kemanusiaan di Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan tokoh filantropi dunia sekaligus pendiri Gates Foundation tersebut di Istana Merdeka, kemarin. Keduanya membahas kerjasama di bidang kesehatan, terutama untuk penanggulangan penyakit polio, tuberkulosis (TBC) dan malaria.

Presiden Prabowo mengapresiasi kontribusi Gates Foundation terhadap pembangunan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Sejak 2009, lembaga tersebut telah menyalurkan hibah lebih dari US$ 300 juta kepada Indonesia di sektor kesehatan.

Baca Juga: Bill Gates Belum Akan Terlibat dengan Program Makan Siang Gratis

Misalnya saja, menurut Prabowo, peran Gates Foundation mendukung produksi vaksin polio melalui Bio Farma. Kini Bio Farma diklaim menjadi salah satu produsen vaksin terbesar di dunia dengan kapasitas produksi hingga 2 miliar dosis per tahun.

"Untuk  vaksin polio beliau bantuannya Rp 1,3 triliun kepada Bio Farma yang sudah dimanfaatkan di 42 negara," kata Prabowo, Rabu (7/5).

Melihat hasil itu, Prabowo optimistis komitmen Gates Foundation untuk pengembangan vaksin TBC dan malaria di Indonesia. Bill Gates pun mengapresiasi sambutan hangat Presiden Prabowo dan menyatakan komitmennya untuk terus terlibat dalam filantropi global.

 

Bagikan

Berita Terbaru

LFLO Membuka Gerai Furnitur B&B Italia
| Selasa, 13 Januari 2026 | 07:25 WIB

LFLO Membuka Gerai Furnitur B&B Italia

Dari sisi korporasi, pembukaan flagship store ini merupakan langkah ekspansi yang dirancang secara terukur

Kemendag Catat 7.887 Laporan Konsumen
| Selasa, 13 Januari 2026 | 07:21 WIB

Kemendag Catat 7.887 Laporan Konsumen

Secara nilai sepanjang 2025, nilai transaksi konsumen meningkat 379% ke Rp 18,19 miliat dibanding transaksi pada 2024 yang hanya Rp 3,79 miliar

Pemangkasan RKAB Nikel Harus Cermat
| Selasa, 13 Januari 2026 | 07:18 WIB

Pemangkasan RKAB Nikel Harus Cermat

Berdasarkan rule of thumb pasar, pemangkasan pasokan global di bawah 3% hanya menjadi noise dan tidak banyak menggerakkan harga.

 Kilang Minyak Jumbo Indonesia Beroperasi
| Selasa, 13 Januari 2026 | 07:13 WIB

Kilang Minyak Jumbo Indonesia Beroperasi

Pemerintah meresmikan Kilang Balikpapan dengan kapasitas 360.000 barel minyak per hari yang bisa menyetop impor solar

Kuota Dipangkas, Bisnis Daging Sapi Terancam Amblas
| Selasa, 13 Januari 2026 | 07:04 WIB

Kuota Dipangkas, Bisnis Daging Sapi Terancam Amblas

Sejumlah asosiasi berteriak karena kebijakan tersebut berpotensi mengganggu kelangsungan usaha, memicu pemutusan hubungan kerja (PHK)

Antara Efek Bunga dan Daya Beli bagi Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)
| Selasa, 13 Januari 2026 | 06:30 WIB

Antara Efek Bunga dan Daya Beli bagi Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)

Kinerja PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) masih dibayangi kondisi ekonomi dan persaingan antar pengembang properti

Rupiah Masih Akan Tertekan pada Selasa (13/1)
| Selasa, 13 Januari 2026 | 06:15 WIB

Rupiah Masih Akan Tertekan pada Selasa (13/1)

Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup melemah 0,21% secara harian ke Rp 16.855 per dolar AS.

Gencar Akuisisi, Petrosea (PTRO) Masih bisa Unjuk Gigi di Tahun Ini
| Selasa, 13 Januari 2026 | 06:10 WIB

Gencar Akuisisi, Petrosea (PTRO) Masih bisa Unjuk Gigi di Tahun Ini

PT Petrosea Tbk (PTRO) diproyeksi bakal menuai hasil positif pada 2026 dari berbagai aksi korporasi di sepanjang 2025.

Kredibilitas APBN 2026
| Selasa, 13 Januari 2026 | 06:10 WIB

Kredibilitas APBN 2026

Ketika basis penerimaan tertekan, ekspansi belanja tanpa penyangga yang kuat hanya akan memperlebar defisit struktural.

Arus Masuk Lemah, Rupiah Relatif Tertekan di Kuartal I 2026
| Selasa, 13 Januari 2026 | 06:00 WIB

Arus Masuk Lemah, Rupiah Relatif Tertekan di Kuartal I 2026

Melansir Bloomberg pada Senin (12/1), indeks dolar AS berada di level 98,75, naik tipis dari awal pekan lalu di level 98,27.

INDEKS BERITA

Terpopuler