Bisnis KPR Perbankan Masih Lesu di Awal Tahun
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) sepanjang kuartal I-2026 tampak lesu. Analis menyebut penyebabnya karena daya beli masyarakat yang masih lemah dan suku bunga KPR yang masih tinggi.
Bank Indonesia (BI) mencatat, outstanding KPR industri perbankan per Maret 2026 hanya tumbuh 4,5% secara tahunan menjadi Rp 842,7 triliun. Lajunya melandai dari bulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 5% secara tahunan.
