Butuh Insentif Tambahan Demi Jaga Likuiditas Bank

Selasa, 21 Januari 2025 | 04:15 WIB
Butuh Insentif Tambahan Demi Jaga Likuiditas Bank
[ILUSTRASI. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (tengah) didampingi Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti (kiri), dan Deputi Gubernur Erwin Rijanto, memberikan keterangan pers mengenai langkah kebijakan untuk menjaga stabilitas moneter dan keuangan akibat dampak virus corona di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Senin (2/3/2020). Bank Indonesia menyiapkan lima langkah untuk menjaga stabilitas ekonomi diantaranya meningkatkan intensitas triple intervention agar nilai tukar rupiah bergerak sesuai fundamental dan mekanisme pasar, menurunkan rasio Giro Wajib Minimum (GWM) Valuta Asing Bank Umum Konvensional dan Syariah, dan memperluas jenis underlying transaksi bagi investor asing. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/ama.]
Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penerbitan instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) masih menjadi momok yang membayangi industri perbankan. Dalam tiga lelang terakhir di tahun ini, rata-rata SRBI yang terserap Rp 15 triliun. 

Sementara, SRBI jatuh tempo pada kuartal I-2025 mencapai Rp 178 triliun. Ini menandakan likuiditas perbankan belum akan membaik dalam waktu dekat. 

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Saham BSSR Melesat Jelang Cum Date Dividen Interim, Masih Amankah Dibeli?
| Rabu, 23 September 2026 | 07:48 WIB

Saham BSSR Melesat Jelang Cum Date Dividen Interim, Masih Amankah Dibeli?

Kenaikan harga saham BSSR merupakan kombinasi antara ekspektasi dividen yang besar dan dukungan fundamental.

BSSR Membagikan Dividen Interim Tahun 2026 Sebesar Rp 1,06 Triliun
| Rabu, 23 September 2026 | 07:45 WIB

BSSR Membagikan Dividen Interim Tahun 2026 Sebesar Rp 1,06 Triliun

Setiap pemegang saham PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) akan menerima dividen US$ 0,0229314 per saham atau setara Rp 406,16 per saham.​

Dapat Suntikan Dana Rp 6,54 Triliun, Anak Usaha JSMR Kebut Proyek
| Rabu, 23 September 2026 | 07:39 WIB

Dapat Suntikan Dana Rp 6,54 Triliun, Anak Usaha JSMR Kebut Proyek

Suntikan modal jumbo itu dilakukan melalui anak usaha JSMR yang lain, yakni PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT).

Harga Bitcoin Menguat, Saham COIN Ikut Terangkat: Simak Prospeknya
| Rabu, 23 September 2026 | 07:33 WIB

Harga Bitcoin Menguat, Saham COIN Ikut Terangkat: Simak Prospeknya

Bitcoin yang tengah menguat mendorong kenaikan volume transaksi kripto di PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN).

Saham Produsen Emas SQMI Masih Digandrungi, Cek Rekomendasi Teknikal dari Tiga Analis
| Rabu, 23 September 2026 | 07:14 WIB

Saham Produsen Emas SQMI Masih Digandrungi, Cek Rekomendasi Teknikal dari Tiga Analis

Sambil menunggu kepastian investor strategis, SQMI kini sedang memproses perpanjangan lisensi Izin Usaha Pertambangan.

Strategi Mengail Cuan Saat Pasar Keuangan Tertekan
| Rabu, 23 September 2026 | 07:10 WIB

Strategi Mengail Cuan Saat Pasar Keuangan Tertekan

Di tengah situasi saat ini, kmampuan mempertahankan nilai aset dan likuiditas menjadi perhatian utama investor sebelum mengejar imbal hasil​.

Menakar Valuasi ULTJ Pasca Transaksi Frisian Flag
| Rabu, 23 September 2026 | 07:06 WIB

Menakar Valuasi ULTJ Pasca Transaksi Frisian Flag

Rencana penggabungan bisnis ULTJ dan Frisian Flag Indonesia menimbulkan perhatian terhadap kewajaran valuasi dan potensi dilusi pemegang saham

Rupiah Tertekan Lanskap Global dan Domestik
| Rabu, 23 September 2026 | 07:00 WIB

Rupiah Tertekan Lanskap Global dan Domestik

Pasar menanti kejelasan arah bauran kebijakan dan transparansi komunikasi otoritas moneter domestik.

CDIA Membagikan Dividen Interim Senilai US$ 10 Juta
| Rabu, 23 September 2026 | 06:58 WIB

CDIA Membagikan Dividen Interim Senilai US$ 10 Juta

Setiap pemegang saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) berhak menerima dividen interim Rp 1,42 per saham.

Pergerakan Rupiah pada Rabu (23/9) Menanti Hasil Rapat BI
| Rabu, 23 September 2026 | 06:55 WIB

Pergerakan Rupiah pada Rabu (23/9) Menanti Hasil Rapat BI

Di pasar spot, rupiah tutup di Rp 17.884 per dolar Amerika Serikat (AS), Selasa (22/9). Melemah 0,21% dari sehari sebelumnya di Rp 17.847. 

INDEKS BERITA

Terpopuler