Cisadane Sawit Raya (CSRA) Mengincar Pendapatan Rp 2 Triliun
JAKARTA. Emiten perkebunan PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) memproyeksikan kondisi keuangannya terus membaik, didukung kenaikan harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO). CSRA membidik penjualan Rp 2 triliun sepanjang 2026.
Pendapatan CSRA pada semester I-2026 meningkat 65,1% menjadi Rp 1,23 triliun, dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 745,01 miliar. Kenaikan ini didorong oleh upaya peningkatan volume produksi dan harga jual rata-rata atau average selling price (ASP) yang lebih tinggi. Namun, akibat peningkatan biaya pembelian tandan buah segar (TBS) eksternal yang juga ikut naik, margin laba perusahaan tertekan. Alhasil, laba bersih perusahaan terkoreksi 7,3% menjadi Rp 131,64 miliar.
