Data Center Butuh Pasokan Listrik dan Air
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ekspansi pangkalan data alias data center di Indonesia membawa konsekuensi terhadap kebutuhan energi dan sumber daya air. Di tengah proyeksi kebutuhan pasokan yang mencapai 11-12 gigawatt (GW) pada 2030, kesiapan pasokan listrik dan pengelolaan air menjadi aspek yang perlu diperhitungkan sejak awal pembangunan.
Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Data Center Indonesia (IDPRO) Hendra Suryakusuma mengatakan listrik menjadi salah satu isu paling strategis dalam ekspansi data center. Pasalnya, kebutuhan listrik fasilitas data center tidak hanya berasal dari perangkat teknologi informasi (IT), tetapi juga sistem pendingin, dan fasilitas pendukung lainnya.
Baca Juga: Di Tengah Booming Data Center, Saham DCII Masih Tertekan
