Desentralisasi dan Stagnasi Daya Saing Daerah

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:32 WIB
Desentralisasi dan Stagnasi Daya Saing Daerah
[ILUSTRASI. Jembatan gantung darurat (KONTAN/Baihaki)]
Eduardo Edwin Ramda | Analis Kebijakan Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD)

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Enam tahun sudah Undang-Undang Cipta Kerja hadir sebagai akselerator daya saing. Penataan kewenangan dalam klaster administrasi pemerintahan mengubah arah desentralisasi Indonesia. Rezim perizinan berusaha berbasis risiko (PBBR) menata administrasi dan kewenangan izin secara rinci. Deregulasi, debirokratisasi dan digitalisasi menjadi strategi kunci demi menarik investasi asing.

Fakta problematiknya, daya saing daerah kita jalan di tempat. Realisasi investasi kita meningkat, namun tidak diikuti dengan penyerapan tenaga kerja. Desentralisasi berjalan semu, daerah punya kekuasan politik tapi senjata administratifnya dilucuti. Di sisi lain, hilirisasi semakin memperkuat eksistensi bisnis ekstraktif. Apakah desentralisasi gagal memacu daya saing daerah sebagaimana amanat konstitusi?

Jalan di tempat

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Sinar Eka Selaras (ERAL) Intip Peluang dari Penjualan Produk Baru
| Senin, 19 Oktober 2026 | 05:30 WIB

Sinar Eka Selaras (ERAL) Intip Peluang dari Penjualan Produk Baru

Andre meyakini momentum peluncuran produk baru dapat membantu mendongkrak penjualan hingga akhir tahun ini.

Sinar Eka Selaras (ERAL) Intip Peluang dari Penjualan Produk Baru
| Senin, 19 Oktober 2026 | 05:30 WIB

Sinar Eka Selaras (ERAL) Intip Peluang dari Penjualan Produk Baru

Andre meyakini momentum peluncuran produk baru dapat membantu mendongkrak penjualan hingga akhir tahun ini.

Penyaluran Kredit Bank Besar ke Sektor Batubara Kian Membara
| Senin, 19 Oktober 2026 | 05:30 WIB

Penyaluran Kredit Bank Besar ke Sektor Batubara Kian Membara

Kredit bank besar ke sektor batubara terus meningkat, ditopang kebutuhan energi dan imbal hasil menarik di tengah transisi energi

Penyaluran Kredit Bank Besar ke Sektor Batubara Kian Membara
| Senin, 19 Oktober 2026 | 05:30 WIB

Penyaluran Kredit Bank Besar ke Sektor Batubara Kian Membara

Kredit bank besar ke sektor batubara terus meningkat, ditopang kebutuhan energi dan imbal hasil menarik di tengah transisi energi

Emiten Memacu Ekspansi Lewat Anak Usaha Baru
| Senin, 19 Oktober 2026 | 05:22 WIB

Emiten Memacu Ekspansi Lewat Anak Usaha Baru

Pendirian anak usaha baru untuk mendukung pengembangan usaha dan menangkap peluang pertumbuhan di sejumlah sektor.

Pertumbuhan DPK Berpotensi Membaik
| Senin, 19 Oktober 2026 | 05:20 WIB

Pertumbuhan DPK Berpotensi Membaik

Minat menabung meningkat, membuka peluang pertumbuhan DPK hingga akhir tahun. Namun, tekanan inflasi dan persaingan bunga masih membayangi 

Multifinance Masih Sanggup Memupuk Laba
| Senin, 19 Oktober 2026 | 05:20 WIB

Multifinance Masih Sanggup Memupuk Laba

Industri pembiayaan membukukan laba Rp 17,38 triliun per Agustus 2026, alias meningkat 19,04% dibanding periode yang sama di tahun lalu

Menjaga Bisnis Tetap Bugar Lewat Sewa Lapangan
| Senin, 19 Oktober 2026 | 05:20 WIB

Menjaga Bisnis Tetap Bugar Lewat Sewa Lapangan

Bisnis olahraga dan kebugaran yang masih terus tumbuh membuat pelaku bisnis kebugaran menanti bantuan investor.​

Usai Guncangan MSCI, Arah IHSG Masih Dibayangi Capital Outflow
| Senin, 19 Oktober 2026 | 05:20 WIB

Usai Guncangan MSCI, Arah IHSG Masih Dibayangi Capital Outflow

Volatilitas IHSG diperkirakan berlanjut di tengah risiko jual asing. Pasar masih mencermati efektivitas perbaikan transparansi pasar modal.

Harga Emas Lunglai, Industri Gadai Dorong Ekspansi
| Senin, 19 Oktober 2026 | 04:40 WIB

Harga Emas Lunglai, Industri Gadai Dorong Ekspansi

Penyaluran pembiayaan pergadaian tumbuh 44,60% secara tahunan per Agustus menjadi Rp 156,61 triliun per Agustus 2026

INDEKS BERITA