Di Balik Mahalnya Sepiring Nasi
KONTAN.CO.ID - Bagi sebagian besar orang Indonesia, belum makan rasanya kalau belum menyantap nasi. Nasi menjadi bagian dari kebiasaan dan budaya makan sehari-hari. Namun, kenyamanan itu kini berhadapan dengan persoalan yang kian nyata: harga beras terus menanjak. Bahkan, beberapa pekan lalu, beras premium sempat langka di sejumlah ritel modern.
Sejatinya, problem perberasan bukan sekadar soal komoditas semata. Persoalannya bukan hanya berapa ton produksi dan berapa banyak stok nasional yang tersedia. Beras bisa saja tersedia di gudang, akan tetapi belum tentu terjangkau di dapur. Artinya, persoalan perberasan menyangkut tata niaga yang panjang dari hulu hingga hilir. Problemnya pun terbilang pelik di setiap rantai pasok.
Baca Juga: Kerugian Penipuan Beras Fortifikasi Capai Rp 89 T
