Ekonomi Digital Jadi Tantangan Menteri Baru

Selasa, 18 Juli 2023 | 06:05 WIB
Ekonomi Digital Jadi Tantangan Menteri Baru
[]
Reporter: Lailatul Anisah, Maria Gelvina Maysha, Ratih Waseso, Vendy Yhulia Susanto | Editor: Markus Sumartomdjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengangkatan  Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) yang baru menjadi momentum pemerintah untuk mempercepat transformasi ekonomi digital di Indonesia yang diproyeksikan mencapai US$ 130 miliar atau setara Rp 1.950 triliun (kurs US$ 1=Rp 15.000)  pada tahun 2025. Syaratnya, basis ekonomi digital di Tanah Air harus kuat.

Kemarin, Presiden Joko Widodo melantik Budi Arie Setiadi sebagai Menkominfo, serta sejumlah pejabat lainnya. Budi menggantikan posisi Johnny Gerard Plate yang tersangkut dugaan korupsi proyek base transceiver station (BTS) 4G. Presiden Jokowi juga menunjuk Nezar Patria sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika untuk membantu pekerjaan Menkominfo.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

ARNA Mencetak Pertumbuhan Kinerja di Kuartal III-2026
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:31 WIB

ARNA Mencetak Pertumbuhan Kinerja di Kuartal III-2026

Produsen keramik PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) mencatatkan pertumbuhan penjualan dan laba bersih hingga kuartal III-2026.

RAAM Terus Menambah Jaringan Bioskop dan Bisnis Hiburan
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:29 WIB

RAAM Terus Menambah Jaringan Bioskop dan Bisnis Hiburan

PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) sepanjang tahun ini fokus untuk memperluas jaringan layar dan bisnis hiburan.

Harga Sulfur Turun 21,17%, Saham MBMA, NCKL, dan INCO Berpeluang Diuntungkan
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:27 WIB

Harga Sulfur Turun 21,17%, Saham MBMA, NCKL, dan INCO Berpeluang Diuntungkan

Gangguan pasokan, kenaikan biaya logistik, ataupun lonjakan permintaan industri secara mendadak dapat kembali mendorong harga sulfur.

Strategi Bisnis Sarimelati Kencana (PZZA) Meracik Laba
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:22 WIB

Strategi Bisnis Sarimelati Kencana (PZZA) Meracik Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) kini mengoperasikan 579 gerai Pizza Hut Restaurant dan Pizza Hut Delivery yang tersebar.

Rupiah Tertekan, BI Rate Terancam Naik Lagi
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:17 WIB

Rupiah Tertekan, BI Rate Terancam Naik Lagi

BI memperkuat likuiditas, tetapi peluang kenaikan suku bunga terbuka hingga akhir tahun.              

Jalan Terjal Mengadang Pasar Keuangan
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:06 WIB

Jalan Terjal Mengadang Pasar Keuangan

Usai pengumuman suku bunga acuan Bank Indonesia (BI), dalam waktu dekat pasar menanti dampak lanjutan persoalan MSCI

Prospek Saham WIIM 2027: Peluang dari Perubahan Aturan Cukai Rokok & Rotasi Sektoral
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Prospek Saham WIIM 2027: Peluang dari Perubahan Aturan Cukai Rokok & Rotasi Sektoral

Meski selisih harga antara rokok ilegal dan legal bisa menyempit, dampaknya terhadap perpindahan konsumen belum dapat dipastikan.

Rupiah pada Kamis (21/10) Menanti Arah The Fed
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 06:30 WIB

Rupiah pada Kamis (21/10) Menanti Arah The Fed

Rupiah kembali menembus 18.000 per dolar AS setelah sempat menguat sehari sebelumnya menguat ke 17.992 per dolar AS

Imbas MSCI, CDS Indonesia Menanjak
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 06:15 WIB

Imbas MSCI, CDS Indonesia Menanjak

Melansir Bloomberg pada Rabu (21/10), CDS Indonesia tenor 5 tahun berada di level 99,73bps, naik dari 92,40 bps dari sepekan lalu.

Gibran hingga MSCI
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 06:12 WIB

Gibran hingga MSCI

Ketika menilai suatu pasar tidak lagi memenuhi standar transparansi dan tata kelola, investor global dapat memindahkan dana mereka ke negara lain.

INDEKS BERITA

Terpopuler