Ekspansi Berlanjut, Samudera Indonesia (SMDR) Tahun Ini Menambah Kapal Baru

Rabu, 03 Mei 2023 | 05:54 WIB
Ekspansi Berlanjut, Samudera Indonesia (SMDR) Tahun Ini Menambah Kapal Baru
[]
Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Sandy Baskoro

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) masih rajin menambah armada baru untuk mendukung kinerja operasional. Pada periode Januari hingga Juli 2023, SMDR berencana merealisasikan penambahan empat kapal peti kemas baru. 

Direktur Utama Samudera Indonesia Bani Maulana Mulia menjelaskan, saat ini pihaknya telah memesan sejumlah kapal baru untuk mendukung pertumbuhan perusahaan. Kapal yang dipesan adalah kapal peti kemas atau kontainer, kapal tanker serta kapal curah. Sebelumnya, Samudera Indonesia berencana menambah 7 hingga 9 unit kapal peti kemas untuk mengoptimalkan kinerja operasional. 

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Bukan ICBP atau MYOR, Saham Konsumer Ini yang Paling Diincar Asing saat Pasar Tekanan
| Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Bukan ICBP atau MYOR, Saham Konsumer Ini yang Paling Diincar Asing saat Pasar Tekanan

BRI Danareksa memperkirakan pendapatan ICBP tumbuh 7,5% secara tahunan pada kuartal III 2026, dan margin kotor diproyeksikan turun menjadi 33%.

Wajah Baru IHSG Tanpa Saham HSC
| Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:16 WIB

Wajah Baru IHSG Tanpa Saham HSC

Tanpa saham terkonsentrasi tinggi atau high shareholder concentration (HSC), volatilitas IHSG justru berpotensi lebih tinggi

Usai Rebound, IHSG Rabu (21/10) Rawan Koreksi
| Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:08 WIB

Usai Rebound, IHSG Rabu (21/10) Rawan Koreksi

Penguatan IHSG terjadi setelah pelaku pasar merespons positif sejumlah langkah otoritas bursa untuk memenuhi standar MSCI.

IHSG Memantul Sementara, Waspadai Volatilitas yang Masih Tinggi
| Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:36 WIB

IHSG Memantul Sementara, Waspadai Volatilitas yang Masih Tinggi

Kenaikan IHSG pada perdagangan Selasa (20/10 kemarin belum cukup untuk menandai pasar saham Indonesia telah pulih. 

Pertumbuhan Belum Ungkit Daya Beli
| Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:23 WIB

Pertumbuhan Belum Ungkit Daya Beli

Direktur Eksekutif CORE Indonesia Mohammad Faisal menyoroti kinerja ekonomi dari sisi daya beli masyarakat dan perkembangan dunia usaha.

Tuntut Karhutla Jadi Bencana Nasional
| Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:18 WIB

Tuntut Karhutla Jadi Bencana Nasional

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengungkapkan adanya keterlibatan pihak asing dalam 98 kasus karhutla yang melibatkan korporasi

Investasi Belum Optimal Buka Lapangan Kerja
| Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:10 WIB

Investasi Belum Optimal Buka Lapangan Kerja

PHK masih menunjukkan tren peningkatan dan porsi pekerja informal terus bertambah. Sepanjang Januari-September 2026, angka PHK  63.789 kasus,

TLKM Mempercepat Aksi Buyback Saham Rp 4 Triliun
| Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:08 WIB

TLKM Mempercepat Aksi Buyback Saham Rp 4 Triliun

Per 19 Oktober 2026, sisa alokasi buyback PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) yang telah disetujui RUPS masih lebih dari Rp 3 triliun.​

AADI Mulai Eksekusi Aksi Buyback Saham Rp 5 Triliun
| Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:01 WIB

AADI Mulai Eksekusi Aksi Buyback Saham Rp 5 Triliun

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) memulai proses pelaksanaan pembelian kembali saham atau buyback pada Selasa (20/10).

Anomali Saham TRUK Melawan Sentimen Negatif MSCI, Petinggi BEI Angkat Bicara
| Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Anomali Saham TRUK Melawan Sentimen Negatif MSCI, Petinggi BEI Angkat Bicara

Market cap PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) sudah mencapai Rp 2,19 triliun, padahal, total asetnya hanya Rp 52 miliar.

INDEKS BERITA

Terpopuler