Elegi Transparansi OJK

Selasa, 03 November 2026 | 05:05 WIB
Elegi Transparansi OJK
[ILUSTRASI. Yuwono Triatmodjo (KONTAN/Steve GA)]
Yuwono Triatmodjo | Redaktur Pelaksana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nama Pandu Patria Sjahrir, Chief Investment Officer (CIO) Danantara jadi sorotan. Namanya muncul sebagai salah satu pemegang saham tidak langsung anggota bursa (sekuritas/broker) berinisial "SS" yang diberi sanksi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam kasus pelanggaran perdagangan pasar perdagangan saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA).

Bermula dari siaran pers OJK tanggal 21 Oktober 2026, yang menyebut, menemukan tindak pidana manipulasi pasar saham DSSA yang dilakukan oleh nasabah-nasabah melalui beberapa anggota bursa.

Tindakan manipulasi pasar tersebut, menurut OJK, dilakukan secara terencana dan terstruktur yang menyebabkan harga saham DSSA mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Dalam siaran pers itu, OJK juga menyebut sembilan inisial nama broker yang menangani order nasabah pada saham DSSA, dan telah menjatuhkan sanksi administratif berupa denda.

Sampai di sini, penjelasan OJK memang tidak terang terkait identitas para broker. Hingga kemudian, pemberitaan Bloomberg Kamis (29 Oktober 2026) mengutip informasi sumber anonimnya, mengatakan bahwa perusahaan berinisial "SS" yang dimaksud OJK adalah PT Supra Sekuritas Indonesia. Nama Pandu pun muncul sebagai pemegang tidak langsung 27% saham Supra Sekuritas melalui PT Asha Artha Sehati.

Tidak ada informasi resmi, sejak kapan Pandu masuk menjadi pemegang saham Asha. Namun sebagai catatan, sejak tahun 2024, muncul nama Andrew Mawikere dalam jajaran komisaris Supra Sekuritas. Andrew adalah direktur PT Dara Permata Sehati, perusahaan investasi keluarga Sjahrir.

Pandu tidak membantah terkait kepemilikan sahamnya tersebut. "Dari jumlah tersebut, kebanyakan saya hanya menjadi pemegang saham minoritas dan pasif," tulis Pandu dalam unggahan Instagram, Kamis (29/10/2026).

Seakan tak mau kehilangan muka, selang dua hari kemudian, yakni 31 Oktober OJK merilis detail nama broker yang terlibat dalam sejumlah kasus tersebut, beserta sanksi dan pasal yang dilanggar. Namun perlu dicatat, hal ini terjadi setelah nama broker diungkap oleh media.

Memang menjadi pertanyaan, mengapa OJK hanya menyebut inisial nama-nama perusahaan broker yang disanksi? Jika sumber Bloomberg tak bercerita mengenai "SS", mungkin publik tidak akan pernah tahu, CIO Danantara punya bisnis pribadi di pasar modal.

Bagikan

Berita Terbaru

Yield Naik, Kupon ST017 Diprediksi Menanjak hingga Sentuh 7,1%
| Selasa, 03 November 2026 | 06:15 WIB

Yield Naik, Kupon ST017 Diprediksi Menanjak hingga Sentuh 7,1%

Pemerintah kembali menggelar penawaran Surat Berharga Negara (SBN) ritel terakhir  pada pekan ini, yakni Sukuk Tabungan seri ST017

Hatten Bali (WINE) Perkuat Portofolio Produk Premium
| Selasa, 03 November 2026 | 06:10 WIB

Hatten Bali (WINE) Perkuat Portofolio Produk Premium

Avara adalah koleksi wine premium yang dikembangkan berdasarkan pengalaman Hatten Wines selama 32 tahun mengolah anggur di iklim tropis Bali.

AVIA Menambah Jaringan Distribusi
| Selasa, 03 November 2026 | 06:05 WIB

AVIA Menambah Jaringan Distribusi

PT Avia Avian Tbk (AVIA) menyiapkan sejumlah strategi bisnia untuk memperluas penetrasi pasar menjelang tutup tahun ini.

Tekanan Dana Asing Membayangi Pergerakan Rupiah pada Selasa (3/11)
| Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

Tekanan Dana Asing Membayangi Pergerakan Rupiah pada Selasa (3/11)

Mengawali pekan, nilai tukar rupiah kembali melemah. Melansir Bloomberg, rupiah di pasar spot melemah 0,05% ke Rp 18.156 per dolar AS

SMDR Siapkan Sembilan Kapal Baru
| Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

SMDR Siapkan Sembilan Kapal Baru

Tingginya permintaan angkutan kapal PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) tecermin dalam kinerja kuartal III-2026

Inflasi Melandai, tetapi Tekanan Belum Usai
| Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

Inflasi Melandai, tetapi Tekanan Belum Usai

Inflasi melandai pada Oktober, tetapi ancaman harga pangan dan El Nino masih membayangi.                

Permintaan Layanan Tinggi, Prospek Jangka Menengah Emiten Rumah Sakit Kian Solid
| Selasa, 03 November 2026 | 05:58 WIB

Permintaan Layanan Tinggi, Prospek Jangka Menengah Emiten Rumah Sakit Kian Solid

Investor perlu mencermati sejumlah indikator, seperti perubahan waktu penagihan piutang, hingga biaya pendanaan dari periode ke periode.

Laba Emiten Leasing Masih Menggemuk
| Selasa, 03 November 2026 | 05:35 WIB

Laba Emiten Leasing Masih Menggemuk

Sejumlah emiten multifinance mampu memupuk laba hingga dua digit meski pasar pembiayaan masih tersendat

Derasnya Impor Gerus Surplus Dagang
| Selasa, 03 November 2026 | 05:30 WIB

Derasnya Impor Gerus Surplus Dagang

BPS mencatat, surplus neraca perdagangan pada September 2026 mencapai US$ 3,36 miliar, turun dari US$ 3,55 miliar pada Agustus 2026.

Margin Semakin Tipis, Laba Bank Swasta Kian Terhimpit
| Selasa, 03 November 2026 | 05:30 WIB

Margin Semakin Tipis, Laba Bank Swasta Kian Terhimpit

Penyusutan margin bunga bersih (NIM) menekan laba sejumlah bank swasta besar, termasuk CIMB Niaga, Maybank Indonesia, dan Permata Bank 

INDEKS BERITA

Terpopuler