Elitery Bidik Dana Rp 75 Miliar dari IPO, Valuasi ELIT Lebih Murah Dibanding DCII

Minggu, 18 Desember 2022 | 23:33 WIB
Elitery Bidik Dana Rp 75 Miliar dari IPO, Valuasi ELIT Lebih Murah Dibanding DCII
[ILUSTRASI. Data Sinergitama Jaya alias Elitery akan melepas 500 juta saham di harga Rp 120-Rp 150 per saham.]
Reporter: Herry Prasetyo | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Data Sinergitama Jaya Tbk (ELIT) alias Elitery akan menjadi pendatang baru di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal tahun depan. 

Perusahaan penyedia layanan pusat data virtual alias cloud ini kini tengah menggelar penawaran awal alias bookbuilding dalam rangka penawaran umum perdana saham atawa initial public offering (IPO). Seberapa menarik tawaran Elitery?

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Potensi dan Risiko Pembentukan BUMN Tekstil Terhadap Emiten Sektor Tekstil
| Kamis, 24 September 2026 | 10:00 WIB

Potensi dan Risiko Pembentukan BUMN Tekstil Terhadap Emiten Sektor Tekstil

Bila BUMN masuk ke segmen yang sama dengan swasta dan memperoleh pembiayaan, lahan, hingga kontrak yang lebih mudah, risiko crowding out meningkat

Menyesap Harumnya Dividen, Mewaspadai Penurunan Harga
| Kamis, 24 September 2026 | 08:51 WIB

Menyesap Harumnya Dividen, Mewaspadai Penurunan Harga

Sejumlah emiten dari berbagai sektor akan mencatatkan cum dividen interim pada akhir bulan September 2026

Kredit Perbankan Melaju Kencang Agustus 2026
| Kamis, 24 September 2026 | 08:06 WIB

Kredit Perbankan Melaju Kencang Agustus 2026

Pertumbuhan kredit perbankan mencapai 13,65% pada Agustus 2026, tetapi ekspansinya masih belum merata antarbank dan segmen.

Kebijakan Insentif Bank Sentral Mulai Menurunkan Kepemilikan Bank di SBN
| Kamis, 24 September 2026 | 08:01 WIB

Kebijakan Insentif Bank Sentral Mulai Menurunkan Kepemilikan Bank di SBN

Penempatan dana perbankan pada SBN mulai menunjukkan penurunan menyusul implementasi insentif KLM Pendalaman Pasar Uang 

Laba Melompat, Kinerja Saham ADMR Jalan di Tempat
| Kamis, 24 September 2026 | 07:41 WIB

Laba Melompat, Kinerja Saham ADMR Jalan di Tempat

Meski meraih kinerja keuangan positif, harga saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) justru stagnan

Semakin Bergigi dengan Elektrifikasi
| Kamis, 24 September 2026 | 07:37 WIB

Semakin Bergigi dengan Elektrifikasi

Sejumlah emiten di sektor layanan transportasi mulai aktif mengoperasikan kendaraan listrik dan hibrid

Rupiah Masih Rawan Melemah
| Kamis, 24 September 2026 | 07:18 WIB

Rupiah Masih Rawan Melemah

Nilai tukar rupiah menguat setelah Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan BI rate di level 5,75%.

Lonjakan Harga Bahan Baku Bisa Menekan Kinerja JPFA, Simak Rekomendasi Sahamnya
| Kamis, 24 September 2026 | 07:16 WIB

Lonjakan Harga Bahan Baku Bisa Menekan Kinerja JPFA, Simak Rekomendasi Sahamnya

Mengukur peluang dan tantangan kinerja PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) di tengah kenaikan harga ayam dan bahan baku

BI Rate Bertahan, Reksadana Pendapatan Tetap Masih Beri Cuan
| Kamis, 24 September 2026 | 07:12 WIB

BI Rate Bertahan, Reksadana Pendapatan Tetap Masih Beri Cuan

Level suku bunga yang masih tinggi membuat harga obligasi yang menjadi aset dasar reksadana pendapatan tetap (RDPT) menghadapi tekanan.​

Ancaman Arus Keluar Dana Asing Masih Besar
| Kamis, 24 September 2026 | 07:10 WIB

Ancaman Arus Keluar Dana Asing Masih Besar

Spread suku bunga Indonesia dan global menyempit, aset rupiah berpotensi menjadi kurang menarik bagi investor

INDEKS BERITA

Terpopuler