Freeport Ungkap Efek Tarif 50% untuk Tembaga

Rabu, 23 Juli 2025 | 07:38 WIB
Freeport Ungkap Efek Tarif 50% untuk Tembaga
[ILUSTRASI. Pertambangan mineral PT Freeport Indonesia (PTFI) di Papua.]
Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Dadan M. Ramdan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Freeport Indonesia (PTFI) buka suara soal dampak dari pemberlakuan tarif impor untuk komoditas logam termasuk tembaga hingga 50% yang diterapkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mulai 1 Agustus mendatang.

Sebagai salah satu penghasil tembaga terbesar di Indonesia, VP Corporate Communications Freeport Indonesia Katri Krisnati mengatakan kebijakan ini secara tidak langsung berdampak pada perusahaan.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

Pasar Loyo, Leasing Berjibaku Menjaga Kualitas Kredit
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:45 WIB

Pasar Loyo, Leasing Berjibaku Menjaga Kualitas Kredit

Rasio NPF di industri pembiayaan menyentuh 3,01% per Juni 2026, alias sedikit membaik dari bulan sebelumnya yang sebesar 3,06%.

Menanti Efek Bursa Mineral dan Komditas Strategis
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:35 WIB

Menanti Efek Bursa Mineral dan Komditas Strategis

Bursa Mineral dan Komditas ditargetkan akan bergulir mulai 1 Januari 2027 untuk memperkuat posisi tawar Indonesia.

DFI Retail Nusantara (HERO) Menambah Gerai Guardian
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:20 WIB

DFI Retail Nusantara (HERO) Menambah Gerai Guardian

Pihaknya masih melihat peluang pertumbuhan, terutama dari bisnis health & beauty karena kebutuhan konsumen pada segmen ini relatif lebih terjaga.

Astra International Masih Dibayangi Tekanan Daya Beli
| Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:07 WIB

Astra International Masih Dibayangi Tekanan Daya Beli

Kinerja PT Astra International Tbk (ASII) di semester II 2026 diproyeksi membaik seiring volume penjualan otomotif yang lebih baik

Membedah ETF Emas; Cara Investasi, Pembentukan Harga, Modal, Prospek Hingga Risiko
| Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Membedah ETF Emas; Cara Investasi, Pembentukan Harga, Modal, Prospek Hingga Risiko

Di luar lima manajer investasi yang telah meluncurkan produk ETF Emas, ada sejumlah MI lain yang akan menyusul.

Asumsi Kurs Rp 17.500 di RAPBN 2027: Belajar dari Pengalaman 2026 yang Meleset Jauh
| Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:49 WIB

Asumsi Kurs Rp 17.500 di RAPBN 2027: Belajar dari Pengalaman 2026 yang Meleset Jauh

Banyak syarat untuk memenuhi asumsi rupiah, yang repotnya sebagian bergantung pada kondisi eksternal.

Proyeksi CPO Dipangkas, Saham Sawit Mana yang Masih Menarik?
| Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:26 WIB

Proyeksi CPO Dipangkas, Saham Sawit Mana yang Masih Menarik?

Ketika kenaikan harga CPO mulai terbatas, kinerja emiten tidak hanya bergantung pada pergerakan harga komoditas.

Ranjang Procrustes dan Kemasan Rokok
| Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:12 WIB

Ranjang Procrustes dan Kemasan Rokok

Rokok boleh kita pandang sebagai persoalan serius bagi kesehatan. Namun, janganlah kebencian terhadapnya membuat kita berlaku tidak adil.

Rupiah Selasa (18/8) Berpotensi Menguat Terbatas, Cek Sentimen Utamanya
| Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:10 WIB

Rupiah Selasa (18/8) Berpotensi Menguat Terbatas, Cek Sentimen Utamanya

Pelemahan indeks dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS menjadi sentimen utama yang menopang rupiah

Buktikan Wibawa BI
| Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:04 WIB

Buktikan Wibawa BI

Namun, independensi saja jelas tak akan cukup. Penentu wibawa bank sentral adalah konsistensi arah kebijakan yang dikomunikasikan secara jelas.

INDEKS BERITA

Terpopuler