Harga Minyak Lesu, Saham Migas Masih Simpan Peluang di 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Prospek emiten minyak dan gas (migas) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2026 diperkirakan tetap menyimpan peluang, meski harga minyak dunia diproyeksikan belum kembali agresif. Analis menilai, daya tarik sektor ini kini tidak lagi semata bertumpu pada kenaikan harga komoditas, melainkan pada kekuatan fundamental, efisiensi biaya, serta strategi bisnis masing-masing emiten.
Analis BRI Danareksa Sekuritas, Abida Massi Armand memproyeksikan harga minyak mentah global berada di kisaran US$ 56 per barel pada 2026. Hal itu seiring suplai global yang melimpah dan pertumbuhan permintaan yang moderat.
