Berita Market

Hari Kedua di BEI Saham PRAY Belum Bergigi, Secara Valuasi Harganya Memang Tak Murah

Rabu, 09 November 2022 | 20:36 WIB
Hari Kedua di BEI Saham PRAY Belum Bergigi, Secara Valuasi Harganya Memang Tak Murah

ILUSTRASI. Suasana pelayanan di Primaya Hospital PGI Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (12/1/2021). Lewat initial public offering (IPO), pemilik Primaya Hospital, yakni PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY) meraup dana Rp 272 miliar. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kiprah PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY) di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejauh ini belum menggembirakan. Dua hari berturut-turut, saham emiten pengelola Primaya Hospital itu sudah terkoreksi 6,11%. Dus, kinerja saham PRAY menjadi yang paling terpuruk dibanding lima emiten lain, yang sama-sama listing pada 8 November 2022.

Tentu, masih terlalu dini untuk menebak arah grafik saham PRAY ke depan. Namun, valuasi harga sahamnya memang tak bisa dibilang lebih murah dibanding emiten pemilik rumah sakit (RS) yang lainnya.

Terbaru