Keamanan Pasokan Jadi Kunci Stop Impor Solar
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menargetkan akan menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) jenis solar CN48 mulai tahun ini. Bukan hanya itu, impor BBM jenis solar CN51 dan avtur juga ditargetkan akan distop pada akhir tahun ini juga. Sementara badan usaha swasta sudah mulai menyesuaikan diri dengan mengalihkan pembelian solar kepada Pertamina.
Merujuk data Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), kebutuhan minyak solar mencapai 110.932 kiloliter (kl) per hari atau sekitar 40,49 juta kl pada 2025. Indonesia mengimpor sebanyak 4,93 juta kl atau 12,17% dari kebutuhan solar pada tahun lalu. Impor solar berasal dari Singapura (65,06%), Malaysia (27,65%), Korea Selatan (3,40%), India (2,16%), Uni Emirat Arab (1,21%), Taiwan (0,39%) dan Thailand (0,13%).
Baca Juga: SPBU Swasta Diminta Beli Solar dari Pertamina
