Kenaikan Harga Dongkrak Kinerja Emiten Minyak dan Gas
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Eskalasi konflik di Timur Tengah selama sebulan terakhir sukses mencekik pasokan minyak dan gas (migas) global secara nyata, imbas tertutupnya akses Selat Hormuz. Lonjakan harga komoditas andalan ini otomatis membuka keran peluang cuan bagi saham-saham sektor energi, kendati risiko volatilitas harga masih terus membayangi.
Dalam tempo 30 hari terakhir, ditutupnya jalur pengangkutan via Selat Hormuz ditaksir telah memangkas pasokan minyak global sebesar 8 juta hingga 11 juta barel per hari (MBPD). Volume ini setara dengan 9% hingga 11% dari total permintaan minyak bumi dunia.
