Kiat Produsen Cat Memangkas Emisi untuk Merajut Cuan
KONTAN.CO.ID -Tahukah Anda, saat menggunakan satu ember cat berukuran 5 kg, Anda ikut memproduksi emisi karbon sekitar 13,58 kg CO2e atau setara dengan emisi mengendarai mobil sejauh 50 km. Emisi karbon dari berbagai jenis senyawa itu ikut menambah dan meningkatkan pemanasan global. Semakin banyak menggunakan cat, maka kian besar produksi emisi yang dihasilkan.
Lantas bagaimana cat tersebut bisa menghasilkan emisi? Tentu rantai prosesnya cukup panjang. Cat tidak lahir dari ruang kosong, karena berasal dari banyak material yang diolah dan diproses di pabrik hingga terbungkus rapi dalam ember. Menurut The Paint Foundation, dalam rantai proses cat itulah emisi karbon dihasilkan.
Berita Terbaru
Konsumen Beralih ke Kebutuhan Primer, Bagaimana Nasib Saham Sektor Konsumsi?
Di tengah pergerakan Indeks Penjualan Riil yang fluktuatif, sejumlah emiten konsumen justru mampu mencatatkan pertumbuhan penjualan.
Asing Kembali Borong Saham BBRI, Valuasi Jadi Pemicu Repricing
Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mulai kembali menjadi incaran investor asing dalam sepekan.
GOTO Didepak dari Indeks MSCI, Butuh Katalis Material untuk Lepas Dari Level Gocap
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) resmi dikeluarkan dari indeks MSCI Global Standard pada rebalancing periode Agustus 2026.
Harga Emas Global Mulai Naik Lagi, Saham PSAB Dapat Katalis Positif
Kenaikan harga emas global kembali ke level US$ 4.300 per ons troi dinilai menjadi katalis positif bagi PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB).
Setoran Bea Keluar Emas Masih Minim
Sejak Desember 2025, pemerintah mulai mengenakan bea keluar atas sejumlah produk emas ekspor
Pergerakan Saham Grup Barito Dipengaruhi Sentimen Fundamental dan MSCI
Pergerakan saham Grup Barito tidak semata-mata technical rebound, melainkan kombinasi dari rebalancing MSCI, aksi korporasi, akumulasi investor.
Kendati Status Desil Tinggi, Belum Tentu Kaya
Pengelompokan desil dinilai kurang tepat untuk menentukan kelas ekonomi masyarakat
Menguji Ambisi Ekonomi Pemerintah Tahun Depan
Ruang fiskal yang kian terbatas membuat pemerintah harus berhati-hati menjaga keseimbangan antara ambisi belanja, target pertumbuhan, dan utang
PBSA Berencana Melakukan Stock Split dengan Rasio 1:2
PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) berencana melakukan pemecahan saham alias stock split dengan rasio 1:2.
Dapat Restu RUPSLB, BRNA Siap Menggelar Rights Issue
Harga pelaksanaan rights issue BRNA Rp 685 per saham. Dus, dari rights issue, BRNA berpotensi meraup dana maksimal sekitar Rp 372,6 miliar.
