Kredit Digital Melesat Saat Daya Beli Melambat
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pertumbuhan kredit digital melaju kencang dibandingkan kredit perbankan secara keseluruhan. Di tengah perlambatan daya beli masyarakat, kemudahan akses pembiayaan digital mulai dari paylater, pinjaman bank digital, hingga fintech lending, menjadi penopang utama pertumbuhan kredit ritel.
Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan kredit perbankan tumbuh 9,98% secara tahunan hingga April 2026. Angka tersebut relatif stabil dibanding pertumbuhan 9,49% pada Maret 2026. Sebaliknya, baki debet buy now pay later(BNPL) perbankan melesat 37,29% secara tahunan per April 2026, jauh lebih tinggi dibanding pertumbuhan 24,2% di bulan sebelumnya.
