Laba Bersih Astra Otoparts (AUTO) Kuartal I-2023 Melejit 92,13%, Ini Faktor Utamanya

Senin, 17 April 2023 | 21:55 WIB
Laba Bersih Astra Otoparts (AUTO) Kuartal I-2023 Melejit 92,13%, Ini Faktor Utamanya
[ILUSTRASI. Pelayanan konsumen yang menggunakan layanan pesan antar Shop & Drive dari PT Astra Otoparts Tbk (AUTO). DOK/AUTO]
Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Anak usaha PT Astra International Tbk (ASII). yakni PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) berhasil mendongkrak kinerja keuangannya pada tiga bulan pertama 2023.

Merujuk laporan keuangan per 31 Maret 2023 yang dirilis hari ini (17/4) kinerja Astra Otoparts, baik di sisi pendapatan maupun laba bersih mengalami pertumbuhan yang positif.

AUTO berhasil mengumpulkan pendapatan bersih sekitar 4,97 triliun. Ini artinya ada pertumbuhan sekitar 8,58% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibanding realisasi per 31 Maret 2022 yang sebesar Rp 4,58 triliun.

Bisnis manufaktur komponen otomotif menjadi penyumbang terbesar bagi pendapatan AUTO, yakni Rp 2,91 triliun atau 58,49% dari total pendapatan Astra Otoparts. Sisanya, sekitar Rp 2,07 triliun atau 41,51% dari total pendapatan berasal dari usaha perdagangan komponen otomotif.

Baca Juga: CITA Suntik Modal Rp 235,77 Miliar, Kongsi Grup Harita dan Adaro (ADRO) Berlanjut

Nah, meski pendapatannya hanya tumbuh single digit, laba bersih Astra Otoparts justru melambung sangat signifikan, hingga 92,13% secara tahunan. Yakni dari Rp 225,33 miliar di kuartal I-2022 menjadi Rp 432,93 miliar pada kuartal I-2023.

Walhasil, laba per saham – dasar dan dilusian atau earning per share (EPS) AUTO pun naik dari Rp 47 per saham menjadi Rp 90 per saham.

 

 

Selain dari kenaikan pendapatan, salah satu pendorong utama lonjakan laba bersih AUTO berasal dari pos bagian atas laba bersih entitas asosiasi dan ventura bersama setelah pajak. Nilainya melejit 41,32% secara tahunan menjadi Rp 240,63 miliar.

AUTO saat ini memiliki investasi di sejumlah entitas asosiasi. Salah satunya kepemilikan efektif 25,66% saham PT Denso Indonesia dan entitas anaknya.

Sementara investasi pada ventura bersama diantaranya tercatat di PT GS Battery, PT Akebono Brake Astra Indonesia dan PT Kayaba Indonesia dengan kepemilikan efektif masing-masing 50%. 

Lalu di PT Inti Ganda Perdana dan entitas anaknya, Astra Otoparts mempunyai kepemilikan efektif 42,50%.

Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Efek Perang Permintaan PLTS Melonjak, Ekspor Panel Surya Cina Capai Rekor Tertinggi
| Senin, 27 April 2026 | 10:00 WIB

Efek Perang Permintaan PLTS Melonjak, Ekspor Panel Surya Cina Capai Rekor Tertinggi

Skala program ini membuka peluang industri nyata, yakni manufaktur panel surya domestik, penciptaan lapangan kerja, dan transfer teknologi hijau.

Sideways Sepanjang April 2026, Ke Mana Arah Harga Emas?
| Senin, 27 April 2026 | 09:00 WIB

Sideways Sepanjang April 2026, Ke Mana Arah Harga Emas?

Pembukaan Selat Hormuz jadi kunci penting, jika harga minyak stabil di bawah US$ 80 per barel, maka harga emas bisa terangkat lagi.

Badai Krismon Tahun 1998 Pasti Kembali?
| Senin, 27 April 2026 | 08:42 WIB

Badai Krismon Tahun 1998 Pasti Kembali?

Badai krisis bisa kembali! Pelajaran dari 1998 sangat penting. Pemerintah harus bertindak cepat. Cari tahu langkah krusialnya.

Saham Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) Masih Menarik Berkat MBG
| Senin, 27 April 2026 | 08:00 WIB

Saham Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) Masih Menarik Berkat MBG

Implementasi program MBG masih menopang kinerja JPFA, program ini menambah konsumsi ayam nasional secara signifikan di 2026.

Menyisir Tekanan Jual di Balik Mitos Sell in May
| Senin, 27 April 2026 | 07:41 WIB

Menyisir Tekanan Jual di Balik Mitos Sell in May

Bursa saham Indonesia tertatih-tatih berjalan. Apakah fenomena Sell in May berpeluang memperparah IHSG?

Prospek  Tahun 2026, Saat Harga Emas Stabil, HRTA Tetap Optimistis
| Senin, 27 April 2026 | 07:22 WIB

Prospek Tahun 2026, Saat Harga Emas Stabil, HRTA Tetap Optimistis

PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) mencetak laba fantastis 2025. Prediksi pertumbuhan 2026 tidak lagi tiga digit, simak proyeksi terbarunya!

IHSG Anjlok, Net Sell Hampir Rp 3 T, Rupiah Ambruk, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Senin, 27 April 2026 | 06:57 WIB

IHSG Anjlok, Net Sell Hampir Rp 3 T, Rupiah Ambruk, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Badai menerjang IHSG, investor asing lepas saham besar-besaran. Jangan sampai salah langkah, pahami risikonya sebelum Anda bertindak.

Daya Beli Loyo, Kredit Konsumer Semakin Lesu
| Senin, 27 April 2026 | 06:55 WIB

Daya Beli Loyo, Kredit Konsumer Semakin Lesu

​Kredit konsumer perbankan melambat seiring daya beli masyarakat melemah, mendorong bank semakin ketat menyalurkan pembiayaan.

Dolar AS Melemah Tapi Bakal Bangkit: Kejutan di Tengah Ketegangan Global?
| Senin, 27 April 2026 | 06:45 WIB

Dolar AS Melemah Tapi Bakal Bangkit: Kejutan di Tengah Ketegangan Global?

Dolar AS sempat melemah di akhir pekan, namun kini berpotensi kembali menguat. Ketegangan geopolitik AS-Iran jadi pemicu. 

Hasil Stress Test, Perbankan Tanah Air Masih Kuat Hadapi Gejolak Ekonomi
| Senin, 27 April 2026 | 06:35 WIB

Hasil Stress Test, Perbankan Tanah Air Masih Kuat Hadapi Gejolak Ekonomi

​Stress test menunjukkan perbankan Indonesia tetap kuat menghadapi gejolak global, namun ekspansi kini dibuat lebih hati-hati 

INDEKS BERITA

Terpopuler