Mau Masuk ke RI, CEO Kinza Bandar Okrin: Kami Mengidentifikasi Mitra Lokal yang Tepat
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar minuman bersoda di Indonesia masih menunjukkan potensi bisnis yang sangat menggiurkan. Berdasarkan catatan Market Research, total pasar soft drink di Indonesia yang mencakup minuman berkarbonasi maupun non-karbonasi menembus angka 47,2 miliar liter pada tahun 2023. Nilai pasar dari volume tersebut diperkirakan mencapai sekitar US$ 17,62 miliar dengan tingkat pertumbuhan majemuk tahunan atau Compound Annual Growth Rate (CAGR) volume sebesar 1,2% pada periode antara tahun 2018 hingga 2023.
Secara lebih spesifik untuk segmen minuman berkarbonasi di Indonesia, volume pasar pada tahun 2023 berhasil menyentuh angka 944,7 juta liter. Segmen spesifik ini mencatatkan nilai pasar sekitar US$ 1,19 miliar dan memiliki CAGR yang lebih tinggi dibandingkan pasar keseluruhan, yakni sebesar 2,5%.
