Melihat Kinerja dan Masa Depan WIFI Pasca Masuk Indeks LQ45

Rabu, 29 April 2026 | 08:30 WIB
Melihat Kinerja dan Masa Depan WIFI Pasca Masuk Indeks LQ45
[ILUSTRASI. Surge (WIFI) Masuk Ekosistem Kereta Api Indonesia (KAI) Bersama Huawei (Dok/Yuliana Hema)]
Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham emiten terafiliasi adik Presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo, PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) dinilai akan semakin menarik pasca menjadi konstituen LQ45.

Asal tahu saja, indeks LQ45 adalah salah satu indeks utama di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang terdiri dari 45 saham dengan likuiditas tinggi, kapitalisasi besar serta fundamental yang kuat. Selain WIFI, penghuni baru LQ45 juga ada PT Petrndo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).

WIFI sendiri mencatat rata-rata likuiditas senilai Rp 67,5 triliun. Sementara itu CUAN memiliki  rata-rata likuiditas sebesar Rp 93 triliun.

Menilik WIFI, prospek serta kinerja Perseroan ke depan dipandang semakin cerah pasca bergabung dalam LQ45. Bagaimana tidak, WIFI menggandeng Orex Sai Inc sejak akhir 2025 guna menjalankan proyek internet 5G senilai US$ 200 juta ke Indonesia.

Baca Juga: WIFI Siap Alokasikan Duit Rights Issue Hampir Rp 6 Triliun untuk Internet Rakyat

Secara garis besar, Head of Research Korea Investment Sekuritas Indonesia (KISI) Muhammad Wafi menuturkan bahwa masuknya WIFI dalam indeks LQ45 memang menjadi katalis positif.

Sebagaimana diketahui, keberadaan WIFI di indeks membuka akses bagi dana asing dan meningkatkan eksposur investor institusi global. Masuk LQ45 juga biasanya mendorong premium valuasi karena persepsi kualitas naik dan likuiditas perdagangan meningkat.

"Tapi valuasi WIFI sekarang tidak murah, sehingga kenaikan lebih bersifat re-rating bertahap, bukan langsung," kata Wafi kepada KONTAN belum lama ini.

Dengan kata lain, potensi kenaikan harga saham WIFI akan bersifat bertahap seiring realisasi kinerja dan katalis fundamental.

Per Selasa (28/4), saham WIFI ditutup menguat 0,43% ke level Rp 2.330. Kinerja seminggu ini masih berada di zona merah yakni tertekan 5,67% begitu pula dengan periode year to date (YtD) yang tertekan sebesar 28,31%.

Dari sisi bisnis, prospek WIFI menemui dorongannya melalui program internet murah pemerintah. Program ini diinisiasi oleh Hashim Djojohadikusumo selaku utusan khusus Presiden untuk iklim dan energi, guna menyediakan layanan internet berkecepatan hingga 100Mbps dengan tarif Rp 100.000 per bulan.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

Ada Perpindahan Dana, Total Kelolaan Industri Reksadana Turun pada September 2026
| Jumat, 09 Oktober 2026 | 12:02 WIB

Ada Perpindahan Dana, Total Kelolaan Industri Reksadana Turun pada September 2026

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total dana kelolaan reksadana pada September 2026 tercatat sebesar Rp 641,10 triliun.

Pengembangan Industri Pusat Data di Kawasan Barelang
| Jumat, 09 Oktober 2026 | 08:46 WIB

Pengembangan Industri Pusat Data di Kawasan Barelang

Industri ini membutuhkan dukungan utilitas dan konektivitas yang kuat, mulai dari pasokan listrik, air, jaringan telekomunikasi,

11 Proyek Hilirisasi  Rp 180 Triliun Diresmikan
| Jumat, 09 Oktober 2026 | 08:38 WIB

11 Proyek Hilirisasi Rp 180 Triliun Diresmikan

Presiden Prabowo Subianto menyebut realisasi investasi di Kawasan IWIP mencapai lebih dari US$ 20 miliar

Beragam Respons Parpol di Parlemen
| Jumat, 09 Oktober 2026 | 08:28 WIB

Beragam Respons Parpol di Parlemen

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menuturkan, tindak lanjut putusan MK akan berada di ranah politik

Internet Rakyat WIFI Sudah Jangkau 3,1 Juta Konsumen
| Jumat, 09 Oktober 2026 | 07:46 WIB

Internet Rakyat WIFI Sudah Jangkau 3,1 Juta Konsumen

PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge telah mengaktifkan lebih dari 3.100 site IRA–Internet Rakyat dalam tujuh bulan pada 2026. 

APEX Siap Eksekusi Private Placement 218 Juta Saham
| Jumat, 09 Oktober 2026 | 07:43 WIB

APEX Siap Eksekusi Private Placement 218 Juta Saham

Dalam private placement, PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) akan menerbitkan 218,09 juta saham Seri B. Nilai nominal Rp 325 per saham. ​

Jhonlin Baratama Tuntaskan Proses Akuisisi BYAN, Begini Rinciannya
| Jumat, 09 Oktober 2026 | 07:37 WIB

Jhonlin Baratama Tuntaskan Proses Akuisisi BYAN, Begini Rinciannya

Haji Isam menuntaskan transaksi pembelian 10,08 miliar saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) dari Low Tuck Kwong dan Elaine Low pada 7 Oktober 2026.

WIKA Belum Ikut Gerbong Konsolidasi BUMN Karya
| Jumat, 09 Oktober 2026 | 07:26 WIB

WIKA Belum Ikut Gerbong Konsolidasi BUMN Karya

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) disebut masih perlu memperkuat kondisi keuangan sebelum mengikuti arah konsolidasi BUMN Karya.

Kinerja Saham Valuasi Murah Belum Bergairah
| Jumat, 09 Oktober 2026 | 07:25 WIB

Kinerja Saham Valuasi Murah Belum Bergairah

Pelemahan kinerja IDX Value30 menunjukkan tekanan pasar saat ini tidak hanya pada saham-saham bervaluasi tinggi.

Pelayanan Publik Kemperin Akan Digelar Dua Kali
| Jumat, 09 Oktober 2026 | 07:23 WIB

Pelayanan Publik Kemperin Akan Digelar Dua Kali

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan memperkuat kecepatan layanan publik bagi pelaku industri. 

INDEKS BERITA

Terpopuler