Melihat Rebound Saham-Saham Komoditas Energi Pekan Ini

Rabu, 13 Mei 2026 | 08:00 WIB
Melihat Rebound Saham-Saham Komoditas Energi Pekan Ini
[ILUSTRASI. PT Timah Tbk (KONTAN/Sabrina Rhamadanty)]
Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan saham-saham berbasis komoditas terlihat sempat melemah pada minggu lalu, atau tepatnya per Jumat (8/5). Bila diperhatikan, tekanan ini terlihat dari sektor komoditas batu bara, nikel hingga emas.

Beberapa saham emiten komoditas energi bahkan mencetak koreksi dua digit sepanjang pekan lalu. Contohnya adalah saham PT Merdeka Copper GOld Tbk (MDKA). PT Timah Tbk (TINS), PT Vale Indonesia Tbk (INCO) hingga PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) yang dilaporkan melemah lebih dari 10% sepanjang sepekan lalu.

Di sudut yang sama, saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan  PT Dian Swastika Sentosa Tbk (DSSA) menjadi pemberat utama indeks dengan kontribusi penurunan masing-masing 20,29 poin dan 20,28 poin.

Baca Juga: IHSG Ambles 19%, Indeks IDX Sharia Growth Paling Perkasa Ditolong Saham Komoditas

Head of Reserach Korea Investment Sekuritas Indonesia (KISI) Muhammad Wafi menilai bahwa koreksi yang terjadi pada emiten-emiten di sektor komoditas energi merupakan wujud dari gabungan aksi profit taking, potensi foreign outfow hingga koreksi harga komoditas global itu sendiri.

Penurunan harga komoditas global bisa dilihat dari pergerakan harga batu bara yang juga sempat ambruk pada minggu lalu. Merujuk Revinitif, harga batu bara pada akhir minggu lalu ditutup di level US$ 134,45 per ton alias turun 0,55% dari hari sebelumnya.

Sementara minyak west texas intermediate (WTI) dan Brent juga kompak terkoreksi masing-masing di posisi US$ 95,52 per barel dan US$ 101,29 per barel, padahal awalnya di awal pekan lalu keduanya masing berada di posisi US$ 106 per barel dan Brent di posisi US$ 114 per barel.

Harga emas juga terkoreksi dan sudah berada di bawah level US$ 4.698,11 per ons troi setelah sebelumnya sempat mencapai titik tertingginya di 21 April 2026 lalu.

"Untuk BREN dan DSSA, tekanan bahkan sudah diperbesar oleh valuasi yang sudah sangat premium," ucapnya kepada KONTAN, Selasa (12/5).

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

Gubernur BI di Zaman yang Tak Pasti
| Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:13 WIB

Gubernur BI di Zaman yang Tak Pasti

Ukuran keberhasilan gubernur BI bukan popularitas atau ketenangan pasar selama satu-dua hari, melainkan kepercayaan.

Transparansi ETF Emas
| Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:55 WIB

Transparansi ETF Emas

Ingat, tanpa transparansi emas fisik dan jaminan likuiditas, maka ETF emas berisiko merugikan investor. 

Rapor Merah IPO BUMN Membayangi Rencana Danantara Boyong Pelat Merah ke Lantai Bursa
| Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:01 WIB

Rapor Merah IPO BUMN Membayangi Rencana Danantara Boyong Pelat Merah ke Lantai Bursa

Dari 13 BUMN dan anak usaha BUMN non-bank yang IPO sejak 2010, hanya PGEO yang sahamnya mampu bertahan di atas harga perdana.

Penjualan Ritel Juga Diperkirakan Menurun
| Rabu, 12 Agustus 2026 | 09:16 WIB

Penjualan Ritel Juga Diperkirakan Menurun

Indeks Penjualan Riil (IPR) Juli 2026 diperkirakan berada di level 224,4, turun 0,7% per bulan      

Penerimaan Pajak Baru Setengah Target
| Rabu, 12 Agustus 2026 | 09:11 WIB

Penerimaan Pajak Baru Setengah Target

Realisasi penerimaan pajak hingga akhir Juli 2026 baru mencapai 51% dari target                     

Kasus Korupsi Ekspor CPO 15 Perusahaan Sawit Masuk Pengadilan, Kerugian Rp 7,3 T
| Rabu, 12 Agustus 2026 | 09:07 WIB

Kasus Korupsi Ekspor CPO 15 Perusahaan Sawit Masuk Pengadilan, Kerugian Rp 7,3 T

Skandal ini menjadi sorotan tajam setelah hasil audit BPKP mengungkap angka fantastis kerugian negara yang mencapai Rp 7,3 triliun.​

Usai Dapat Kontrak Rp 22 Triliun Saham DEWA Melandai, Investor Tunggu Pembuktian
| Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:38 WIB

Usai Dapat Kontrak Rp 22 Triliun Saham DEWA Melandai, Investor Tunggu Pembuktian

Efek kontrak Sebuku Sejaka Coal (SSC) ke EBITDA PT Darma Henwa Tbk (DEWA) diproyeksikan sekitar 4% pada 2026.

Saham Duo Garuda GIAA dan GMFI Kompak Terbang, Masih Aman Buat Dikejar?
| Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:10 WIB

Saham Duo Garuda GIAA dan GMFI Kompak Terbang, Masih Aman Buat Dikejar?

Kenaikan harga saham Grup Garuda, yakni GIAA dan GMFI dibumbui cerita soal aksi korporasi dan dukungan pemerintah.

Antara MSCI dan Indeks Kepercayaan Konsumen, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:44 WIB

Antara MSCI dan Indeks Kepercayaan Konsumen, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Investor juga cenderung wait and see menjelang review MSCI pada 12 Agustus. Ini katalis penting bagi arah IHSG dan aliran dana asing.

Menyimak Strategi Trading Saham KLBF Saat Tren Penguatan Harga Mulai Terbentuk
| Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:37 WIB

Menyimak Strategi Trading Saham KLBF Saat Tren Penguatan Harga Mulai Terbentuk

Kenaikan harga saham KLBF kemarin (11/8) melanjutkan tren positif yang telah terbentuk dalam sepekan dan sebulan terakhir.

INDEKS BERITA

Terpopuler