Menahan Rupiah di Tengah Tekanan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Depresiasi rupiah kembali mengancam mata uang kita. Ke depan, pergerakan nilai tukar rupiah diproyeksikan masih akan bergejolak, bahkan bukan tidak mungkin melemah hingga ke level psikologis Rp 18.000 per dolar AS. Indikasi pelemahan rupiah ini dipengaruhi oleh faktor risiko yang muncul, baik dari sisi eksternal maupun domestik.
Dalam kurun waktu 22-28 September 2026, nilai tukar rupiah mulai bergerak mendekati level psikologis Rp 18.000 per dolar AS. Mengutip data Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor) per 25 September 2026, rupiah ditutup di level Rp 17.917 per dolar AS, melemah sekitar 7,12% secara tahun kalender berjalan. Padahal, sebelumnya, mata uang rupiah mulai menunjukkan tren apresiasi sejak mencatatkan pelemahan terdalamnya sepanjang sejarah di level Rp 18.188 per dolar AS pada 8 Juni 2026.
