Menakar Prospek Saham ASII di Tengah Pelemahan Penjualan Mobil dan Tender Offer AUTO

Rabu, 02 September 2026 | 08:34 WIB
Menakar Prospek Saham ASII di Tengah Pelemahan Penjualan Mobil dan Tender Offer AUTO
[ILUSTRASI. Pabrik baru PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Karawang Assembly Plant 2. (Dok/ADM)]
Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Astra International Tbk (ASII) resmi mengumumkan rencana penambahan kepemilikan saham di anak usahanya, PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), pada Senin (31/8). Keputusan tersebut muncul di tengah pelemahan penjualan ASII di segmen otomotif.

Sebagai informasi, aksi korporasi yang dijalankan ASII terhadap AUTO dilakukan melalui skema Voluntary Tender Offer (VTO) alias Penawaran Tender Sukarela. Perseroan akan membeli saham AUTO sebanyak-banyaknya 238.442.293 lembar saham, atau setara dengan 4,947% dari total modal ditempatkan dan disetor Astra Otoparts. Harga penawarannya di Rp 3.600 per saham.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Lakukan Hedging, UBS AG Jual 3,54 Juta Saham CPIN
| Jumat, 11 September 2026 | 05:30 WIB

Lakukan Hedging, UBS AG Jual 3,54 Juta Saham CPIN

Dari hasil penjualan saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), UBS AG London Branch mengantongi cuan Rp 11,4 miliar.

Segmen Bisnis Membaik, ASII Optimistis Kinerja Tumbuh Pada 2026
| Jumat, 11 September 2026 | 05:25 WIB

Segmen Bisnis Membaik, ASII Optimistis Kinerja Tumbuh Pada 2026

Optimisme pertumbuhan kinerja ASII ini ditopang sejumlah sektor usaha yang diproyeksi tetap tangguh hingga akhir 2026.​

Cari Dana Modal Kerja, HRTA Menggelar Private Placement
| Jumat, 11 September 2026 | 05:18 WIB

Cari Dana Modal Kerja, HRTA Menggelar Private Placement

PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) akan menerbitkan 460,53 juta saham baru, setara 10% dari total saham ditempatkan dan disetor penuh perseroan. ​

Punya Pengendali Baru, VISI Siapkan Transformasi Bisnis
| Jumat, 11 September 2026 | 05:14 WIB

Punya Pengendali Baru, VISI Siapkan Transformasi Bisnis

Ke depan, PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) bakal bertransformasi menjadi bagian dari kelompok usaha di sektor kesehatan.​

Bisnis Masih Melaju, Prospek Emiten Otomotif Semakin Menderu
| Jumat, 11 September 2026 | 05:11 WIB

Bisnis Masih Melaju, Prospek Emiten Otomotif Semakin Menderu

Per Agustus 2026, realisasi volume distribusi mobil dari pabrikan ke diler mencapai 81.756 unit, tertinggi di sepanjang tahun ini.

Pemerintah Perluas Jaring Pajak Digital
| Jumat, 11 September 2026 | 05:00 WIB

Pemerintah Perluas Jaring Pajak Digital

Menteri Keuangan: empat bank BUMN atau Himbara telah siap menjalankan SPP-TDLN setelah melalui tahap pengujian atau sandboxing.

IHSG Turun Saat Dana Asing Keluar, Ini Prediksi Pasar Saham Untuk Jumat (11/9)
| Jumat, 11 September 2026 | 04:50 WIB

IHSG Turun Saat Dana Asing Keluar, Ini Prediksi Pasar Saham Untuk Jumat (11/9)

IHSG mengakumulasi pelemahan 1,18% dalam sepekan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG melemah 23,80%.​

Imbal Hasil SBN Naik, Fiskal Terseok?
| Jumat, 11 September 2026 | 04:42 WIB

Imbal Hasil SBN Naik, Fiskal Terseok?

Pemerintah harus memperketat ikat pinggang dengan memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan memiliki dampak terhadap produktivitas ekonomi.

Ekonomi Sulit, Prospek Asuransi Properti Masih Berat
| Kamis, 10 September 2026 | 21:26 WIB

Ekonomi Sulit, Prospek Asuransi Properti Masih Berat

Pada semester I-2026, AAUI mencatat pendapatan premi asuransi properti tergelincir 13,6% secara tahunan menjadi hanya Rp 15,51 triliun

Redemption Berlanjut, Unit Penyertaan Reksadana Anjlok 30 Miliar Dalam 5 Bulan
| Kamis, 10 September 2026 | 15:11 WIB

Redemption Berlanjut, Unit Penyertaan Reksadana Anjlok 30 Miliar Dalam 5 Bulan

Data OJK menunjukkan, total dana kelolaan reksadana pada Agustus 2026 mencapai Rp 656,90 triliun, naik tipis dibandingkan Juli 2026.​

INDEKS BERITA

Terpopuler