Menakar Prospek Saham dan Kinerja PGAS Tahun 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tekanan terhadap industri gas sepanjang tahun 2025 tidak bisa dilepaskan dari perlambatan ekonomi global. Dalam laporannya, IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi global berada di level yang lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, dipicu ketegangan perdagangan dan pengetatan kondisi keuangan.
Situasi ini turut memengaruhi permintaan energi, termasuk gas bumi, baik di pasar global maupun domestik. Namun, memasuki 2026, prospek mulai membaik seiring strategi diversifikasi pasokan dan penguatan fundamental keuangan emiten. Sejalan dengan pandangan Bank Dunia yang menilai permintaan energi di negara berkembang masih akan tumbuh seiring pemulihan aktivitas industri.
