KONTAN.CO.ID - Kendati bertujuan mulia, proyek lumbung pangan nasional selalu menyulut kontroversi. Baik itu proyek lahan gambut (PLG) sejuta hektare di zaman Presiden Soeharto dulu maupun food estate yang dirilis Presiden Jokowi pada periode kedua pemerintahannya.
Sudah lazim bila kritik itu datang dari akademisi atau aktivis pro-lingkungan. Tapi tak disangka-sangka, kali ini kritik tajam terlontar dari mulut Hasto Kristiyanto, Sekjen PDI Perjuangan, partai penyokong pemerintah.
