Mengukur Kontribusi Ekonomi Syariah
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mendorong Badan Pusat Statistik (BPS) untuk menyusun dan menerbitkan data produk domestik bruto (PDB) syariah. Ketersediaan data itu penting untuk mengukur kontribusi ekonomi syariah terhadap perekonomian nasional sekaligus sebagai dasar pengembangan sektor ini.
Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan, rantai nilai halal atau halal value chain disebut menyumbang sekitar 24,9% terhadap PDB nasional. Namun, angka tersebut masih perlu dikonfirmasi melalui data statistik yang terukur.
