Berita

Nasib Anggota Koperasi Indosurya Nan Ironis

Kamis, 26 Januari 2023 | 05:00 WIB
Nasib Anggota Koperasi Indosurya Nan Ironis

Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Lamgiat Siringoringo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Malang benar nasib anggota Koperasi Simpan Pinjam Indosurya (KSP) Indosurya). Para anggota koperasi itu sempat berharap bisa mendapatkan hak mereka melalui jalur pengadilan.    

Namun, para anggota tersebut masih harus terus bersabar. Bak belut nan licin, Henry Surya Bos KSP Indosurya   berhasil lolos dari jeratan tuntutan pidana penjara selama 20 tahun, denda Rp 200 miliar subsider 1 tahun kurungan.

Majelis hakim memutuskan, pendiri KSP Indosurya Henry Surya lepas.  Terbukti melakukan penggelapan dan penipuan ke anggota, Hakim berpandangan kasus ini masuk ke perdata, bukan pidana (onslag van recht vervolging). Dengan begitu, Henry lepas dari segala tuntutan pidana.

Dus, ini artinya harapan anggota KSP bergantung ke ranah perdata agar bisa mendapatkan dana mereka.  Lagi, terbuka kesempatan Indosurya berstatus Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), apalagi vonis  Mahkamah Agung memutuskan membatalkan putusan pailit.

Hanya, upaya anggota koperasi ini tak mudah. Dalam PKPU sebelumnya, dalam proses homologasi,  Henry memberikan rencana penyelesaian utang ke anggota. Namun pembayaran cicilan anggota Indosurya seret.  

Iman Santoso, anggota Indosurya bilang, cicilan yang ia terima seharusnya sudah 40%. Ini dihitung sudah berjalan selama dua tahun. Kenyataannya, total  assets under management (AUM) Iman sebesar Rp 2,25 miliar baru dicicil Rp 3,5 juta saja.

"Yang penting bagi kami, para korban,  uang bisa kembali,  dicicil sesuai homologasi 20% per tahun," kata Iman, Rabu (25/1).

Baca Juga: Bos KSP Indosurya Henry Surya Divonis Bebas, JPU Akan Ajukan Kasasi

Korban lain, Christian mengatakan, sampai saat ini homologasi tak  pernah dijalankan KSP Indosurya. "Mereka tak membayar. Terakhir yang saya terima itu hanya Rp 100.000 dan sebanyak 12 kali, di tahun 2021," tuturnya.

Kata Iman, korban KSP Indosurya kini sedang berdiskusi atas kemungkinan menggelar Rapat Anggota Luar Biasa. Korban juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop)

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki juga angkat bicara. Kata Teten,  kasus KSP Indosurya adalah preseden buruk bagi koperasi simpan pinjam. Teten kecewa dengan putusan pengadilan yang mengabaikan keadilan ribuan anggota KSP Indosurya yang dirugikan."Kalau seperti ini orang akan makin kapok investasi di koperasi. Kami berharap, jaksa melakukan kasasi," terang Teten kepada  KONTAN, Rabu (25/1).

Teten menegaskan, siap berkoordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD untuk membahas masalah ini.
Adapun Kuasa Hukum Henry Surya, Wadus Situmorang mengatakan, Henry Surya berkomitmen untuk membayar utang ke anggota KSP Indosurya.

Masalahnya, jika benar Henry berkomitmen membayar, kasus tidak sampai gugatan pidana ke pengadilan.    

Selanjutnya: Sepanjang Tahun Lalu, Suzuki Jual 89.067 Unit Mobil di Indonesia

Terbaru
IHSG
6.864,82
0.51%
34,89
LQ45
941,64
1.00%
9,30
USD/IDR
14.958
0,19
EMAS
1.035.000
0,48%