OCBC NISP Akuisisi 99% Saham Bank Commonwealth Senilai Rp 2,2 Triliun

Kamis, 16 November 2023 | 09:52 WIB
OCBC NISP Akuisisi 99% Saham Bank Commonwealth Senilai Rp 2,2 Triliun
[ILUSTRASI. Petugas memandu nasabah yang akan menggunakan aplikasi mobile banking Bank OCBC NISP saat pameran di Tangerang, Minggu (5/11/2023). KONTAN/Carolus Agus Waluyo]
Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kabar hangat disiarkan manajemen PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP). Pada hari ini, Kamis (16/11/2023) NISP telah meneken perjanjian untuk membeli 99% saham Bank Commonwealth dari tangan Commonwealth Bank of Australia (CBA).

Penyelesaian rencana transaksi akan bergantung pada pemenuhan persyaratan pendahuluan, sebagaimana disepakati para pihak dalam perjanjian. Termasuk persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas akuisisi Bank Commonwealth oleh OCBC NISP.

Estimasi nilai rencana transaksi itu mencapai Rp 2,2 triliun. Nilai tersebut bergantung pada penyesuaian yang wajar sesuai dengan ketentuan di dalam perjanjian.

Hartati dan Lili S. Budiana, keduanya Direktur OCBC NISP menyebut transaksi akuisisi itu bertujuan untuk mendukung program arsitektur dan konsolidasi perbankan Indonesia serta menudukung pengembangan usaha OCBC NISP.

"Selanjutnya Perseroan akan menggabungkan (merger) Bank Commonwealth ke dalam Perseroan," tulis manajemen OCBC NISP dalam keterbukaan informasi, Kamis (16/11/2023).

Baca Juga: Prospek BBRI Disokong Laba yang Kuat, Tiga Analis Sarankan Buy

Oh ya, NISP juga akan mengakuisisi 1% saham Bank Commonwealth dari tangan pemegang saham yang lain, yang tidak disebutkan identitasnya. 

Bagikan

Berita Terbaru

Kurs Rupiah Tertekan, Beban Utang Kian Berat
| Senin, 23 Februari 2026 | 02:30 WIB

Kurs Rupiah Tertekan, Beban Utang Kian Berat

Rupiah melemah 3,23% setahun, memicu alarm beban utang pemerintah Rp9.637 triliun.                         

Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) Memasang Target Moderat
| Senin, 23 Februari 2026 | 02:25 WIB

Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) Memasang Target Moderat

Strategi bisnis PJAA pada tahun ini akan berfokus pada penguatan fundamental melalui optimalisasi kinerja unit-unit rekreasi.

Daya Beli Lesu, Kredit Konsumsi di Awal Tahun Masih Tertahan
| Senin, 23 Februari 2026 | 02:20 WIB

Daya Beli Lesu, Kredit Konsumsi di Awal Tahun Masih Tertahan

​Daya beli seret, kredit konsumsi stagnan 6,58% di awal 2026; KKB terkontraksi, menandakan tekanan pada kelas menengah bawah.

Perpres Ojol Memantik Polemik
| Senin, 23 Februari 2026 | 02:10 WIB

Perpres Ojol Memantik Polemik

Adapun regulasi tersebut masih dalam proses pembahasan dan belum ada ketentuan yang ditetapkan atau disepakati secara resmi.

Kadin Mengimbau Prabowo Membatalkan Rencana Impor 105.000 Unit Mobil Bagi KDMP
| Minggu, 22 Februari 2026 | 16:44 WIB

Kadin Mengimbau Prabowo Membatalkan Rencana Impor 105.000 Unit Mobil Bagi KDMP

Kadin mengimbau Presiden Prabowo Subianto untuk membatalkan rencana impor 105.000 kendaraan niaga senilai Rp 24,66 triliun dari India untuk KDMP.

Kelangkaan Kawasan Industri di Bekasi, Ekspansi Bergeser Untungkan KIJA dan SSIA
| Minggu, 22 Februari 2026 | 16:27 WIB

Kelangkaan Kawasan Industri di Bekasi, Ekspansi Bergeser Untungkan KIJA dan SSIA

Bekasi sebagai wilayah yang terkenal sebagai hub utama kawasan industri kini mendekati kapasitas efektifnya.

TINS Diprediksi Masih Tren Bullish Beberapa Sentimen Ini Perlu Dicermati & DIwaspadai
| Minggu, 22 Februari 2026 | 15:46 WIB

TINS Diprediksi Masih Tren Bullish Beberapa Sentimen Ini Perlu Dicermati & DIwaspadai

Saham PT Timah Tbk (TINS) diyakini bisa melaju lebih jauh karena ditopang harga komoditas dan peningkatan laju produksinya.

IHSG Pekan Pendek Naik, Net Buy Asing Tembus Rp 2 Triliun
| Minggu, 22 Februari 2026 | 10:32 WIB

IHSG Pekan Pendek Naik, Net Buy Asing Tembus Rp 2 Triliun

Dalam tiga hari perdagangan periode 18-20 Februari 2026, IHSG menguat 0,72% dan ditutup pada 8.271,77.

Hitung Ulang Dana Pensiun biar Masa Tua Tenang
| Minggu, 22 Februari 2026 | 10:00 WIB

Hitung Ulang Dana Pensiun biar Masa Tua Tenang

Dana pensiun perlu Anda siapkan agar bisa menghidupi masa tua. Simak strategi menyiapkannya saat masa kerja tinggal sebentar.

Harga Perak Ugal-Ugalan, Lebih Cocok jadi Aset Alternatif
| Minggu, 22 Februari 2026 | 08:05 WIB

Harga Perak Ugal-Ugalan, Lebih Cocok jadi Aset Alternatif

Kinerja harga perak menandingi emas sejak tahun lalu. Tapi, geraknya jauh lebih volatil. Layak untuk investasi?

INDEKS BERITA

Terpopuler