KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasokan bijih nikel untuk memenuhi kebutuhan pabrik pemurnian atau smelter di dalam negeri pada tahun ini terancam mandek.
Forum Industri Nikel Indonesia (FINI) menyebutkan angka aman produksi ore nikel agar sanggup memenuhi kebutuhan smelter dengan teknologi high pressure acid leach (HPAL) maupun rotary kiln electric furnace (RKEF) adalah di atas 300 juta ton, tepatnya 340 juta-350 juta ton.
