Penambang Perlu Siasati Peta Pasar Ekspor

Kamis, 15 Januari 2026 | 06:54 WIB
Penambang Perlu Siasati Peta Pasar Ekspor
[ILUSTRASI. Pemangkasan produksi batu bara 2026 (ANTARA FOTO/SYIFA YULINNAS)]
Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Fahriyadi .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produsen batubara perlu mengantisipasi secara cermat langkah yang ditempuh dua negara utama importir batubara dunia China dan India untuk menekan penggunaan batubara. Kedua negara ini mengerem impor batubara demi meningkatan sumber listrik dari energi baru terbarukan (EBT).

Melansir Bloomberg, Rabu (14/1), Lauri Myllyvirta, Analis Utama di Pusat Penelitian Energi dan Udara Bersih yang menulis untuk Carbon Brief, mengatakan China dan India pada 2025 kompak menurunkan ketergantungan mereka pada batubara.

Baca Juga: Produsen Antisipasi Permintaan Batubara Global Yang Masih Terbatas

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

BCA dan BTN Janji Belum Akan Menaikkan Bunga Floating KPR
| Senin, 25 Mei 2026 | 06:35 WIB

BCA dan BTN Janji Belum Akan Menaikkan Bunga Floating KPR

Kenaikan BI rate ke 5,25% belum langsung diikuti kenaikan bunga KPR, karena sejumlah bank menahan penyesuaian bunga floating untuk sementara waktu

Kenaikan Harga Jual Jadi Andalan ACES Redam Tekanan Biaya, tapi Ada Risikonya
| Senin, 25 Mei 2026 | 06:34 WIB

Kenaikan Harga Jual Jadi Andalan ACES Redam Tekanan Biaya, tapi Ada Risikonya

Margin PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) belum tentu cepat pulih selama nilai tukar rupiah masih bergejolak.

Pertamina Patra dan Medco E&P Teken Jual-Beli Gas
| Senin, 25 Mei 2026 | 06:32 WIB

Pertamina Patra dan Medco E&P Teken Jual-Beli Gas

Pertamina Patra berkomitmen memperkuat perannya sebagai Subholding Downstream Pertamina dalam memastikan ketersediaan pasokan energi.

Bunga Kredit Akan Naik Bertahap Setelah Enam Bulan
| Senin, 25 Mei 2026 | 06:30 WIB

Bunga Kredit Akan Naik Bertahap Setelah Enam Bulan

BI menaikkan BI rate ke 5,25% untuk stabilisasi rupiah, namun langkah ini berpotensi menekan pertumbuhan kredit di tengah permintaan yang lemah

Harga Logam Industri Naik, Sektor EV dan China Jadi Kunci Utama?
| Senin, 25 Mei 2026 | 06:30 WIB

Harga Logam Industri Naik, Sektor EV dan China Jadi Kunci Utama?

Pasokan timah dan nikel terancam defisit global karena RKAB lambat. Ketahui dampaknya pada harga logam industri.

Transaksi BI-FAST Semakin Semarak
| Senin, 25 Mei 2026 | 06:30 WIB

Transaksi BI-FAST Semakin Semarak

Transaksi BI-FAST terus tumbuh pesat dan menjadi salah satu pendorong kenaikan fee income perbankan di tengah akselerasi layanan digital.

Saham Lapis Kedua tak Lagi Mempesona
| Senin, 25 Mei 2026 | 06:27 WIB

Saham Lapis Kedua tak Lagi Mempesona

Penurunan kinerja dua indeks kumpulan saham-saham lapis kedua ini sejalan laju IHSG yang anjlok -28,64% sejak awal tahun.

Setoran Pajak dan PNBP TINS Capai Rp 1,62 Triliun
| Senin, 25 Mei 2026 | 06:27 WIB

Setoran Pajak dan PNBP TINS Capai Rp 1,62 Triliun

TINS terus memperkuat kepatuhan serta meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan perusahaan yang berkelanjutan

Pasar Saham Domestik Tak Menarik, Arus Masuk Dana Asing Belum Membaik
| Senin, 25 Mei 2026 | 06:23 WIB

Pasar Saham Domestik Tak Menarik, Arus Masuk Dana Asing Belum Membaik

Secara historis, likuiditas perdagangan menipis di long weekend. Investor cenderung mengurangi posisi pada aset berisiko.

PLN Memulihkan Pasokan Listrik di Sumatra
| Senin, 25 Mei 2026 | 06:22 WIB

PLN Memulihkan Pasokan Listrik di Sumatra

Komisi VII DPR RI akan memangil PLN untuk mengetahui penyebab utama blackout yang menyebabkan aktivitas ekonomi dan bisnis terganggu

INDEKS BERITA

Terpopuler