Berita

Penolakan terhadap Agenda Ekonomi Baru Inggris Semakin Luas, IMF Ikut Mengkritik

Rabu, 28 September 2022 | 11:31 WIB
Penolakan terhadap Agenda Ekonomi Baru Inggris Semakin Luas, IMF Ikut Mengkritik

ILUSTRASI. Perdana Menteri Inggris Liz Truss berjalan di depan kantornya, Downing Street, London, Inggris. (07/09/2022). REUTERS/John Sibley

Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - LONDON. Suara penolakan terhadap agenda ekonomi terbaru yang digulirkan Pemerintah Inggris semakin kencang. Dana Moneter Internasional (IMF) pada Selasa secara terbuka mengkritik strategi ekonomi Inggris, yang disebut-sebut sebagai penyebab terbearu kelesuan pasar obligasi global.

Sebelum IMF bersuara, banyak ekonom top, investor juga tokoh bisnis sudah meminta menteri keuangan terbaru Inggris Kwasi Kwarteng membatalkan agenda tersebut. Para pengkritik menyatakan, rencana itu hanya menghilangkan kepercayaan investor.

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.

Sudah berlangganan? Masuk

Berlangganan

Berlangganan Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi, bisnis, dan investasi pilihan

Rp 20.000

Bayar per artikel

Hanya Rp 5.000 untuk membaca artikel ini

Rp 5.000

Berlangganan dengan Google

Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran karena Google akan mengingat metode yang sudah pernah digunakan.

Terbaru
IHSG
7.311,91
0.06%
-4,20
LQ45
987,90
0.21%
-2,03
USD/IDR
15.715
0,27
EMAS
1.164.000
0,00%