Perang Tarif Tekan Profitabilitas Industri Penjaminan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri penjaminan menghadapi tekanan profitabilitas seiring lonjakan klaim dan persaingan tarif. Kondisi ini membuat perusahaan harus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, harga penjaminan, dan kualitas risiko.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, nilai klaim industri penjaminan mencapai Rp 4,45 triliun per Juli 2026, naik 20,87% secara tahunan. Sementara itu, imbal jasa penjaminan (IJP) hanya tumbuh sekitar 8%. Laba industri pun turun sekitar 20% pada periode yang sama.
