Perbankan Perkuat Mitigasi Risiko Dampak El Nino
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perbankan terus memperkuat pemantauan dan mitigasi risiko kredit untuk mengantisipasi dampak El Nino. Gangguan produksi dan penurunan pendapatan debitur akibat El Nino berpotensi menurunkan kemampuan membayar kewajiban hingga dapat memengaruhi kualitas aset dan kinerja bank.
Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), kredit ke sektor pertanian, kehutanan dan perikanan mencapai Rp 604,9 triliun per Agustus 2026, tumbuh 5,16% secara tahunan. Tidak ada rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) di sektor ini. Rasio NPL perbankan secara keseluruhan ada di 2,11%, naik dari 2,10% pada Juli dan 2,05% pada Desember 2025.
