Pergerakan Rupiah Hari Ini (10/8) Bergantung Inflasi Amerika

Rabu, 10 Agustus 2022 | 04:30 WIB
Pergerakan Rupiah Hari Ini (10/8) Bergantung Inflasi Amerika
[]
Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah berpotensi bergerak mendatar pada Rabu (10/8). Ini karena pelaku pasar menanti rilis data inflasi Amerika. 

Analis Global Kapital Investama Alwi Assegaf mengungkapkan, pasar memperkirakan inflasi akan lebih rendah atau bahkan stagnan di 9,1%. Namun, beberapa komentar pejabat The Fed, seperti Michelle Bowman, mengatakan inflasi tidak akan turun dalam waktu dekat dan kebutuhan menaikkan bunga acuan jadi lebih tinggi. 

Baca Juga: Pasar Wait and See, Simak Prediksi Rupiah untuk Perdagangan Rabu (10/8)

Senada, Presiden Fed San Francisco Mary Daly mengatakan kenaikan suku bunga masih akan berlanjut. “Dengan begitu, ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed yang agresif masih menjadi sentimen pemberat buat rupiah," ujar Alwi.

Ekonom Indef Nailul Huda menambahkan, pasar memandang positif outlook Indonesia karena berpeluang terhindar dari resesi. Selain itu, aliran dana asing saham maupun obligasi bisa menjadi penopang positif. 

Nailul memperkirakan, rupiah menguat dan bergerak di kisaran Rp 14.800-Rp 14.860. Sementara Alwi memprediksi rupiah akan bergerak antara Rp 14.825-Rp 14.870 per dollar AS. 

Baca Juga: Rupiah Spot Menguat 0,15% ke Rp 14.853 Per Dolar AS di Akhir Perdagangan Selasa (9/8)

Bagikan

Berita Terbaru

Di Balik Rencana Arsari Kibarkan Bisnis Digital
| Minggu, 18 Januari 2026 | 12:51 WIB

Di Balik Rencana Arsari Kibarkan Bisnis Digital

Saat ekonomi global sarat tantangan, Arsari Group justru tancap gas untuk membangun bisnis infrastruktur digital.

 
Peta Baru Bisnis Teh usai Peracik Sariwangi Berganti
| Minggu, 18 Januari 2026 | 12:48 WIB

Peta Baru Bisnis Teh usai Peracik Sariwangi Berganti

Pergantian kepemilikan merek teh Sariwangi akan menandai babak baru industri teh Indonesia, di tengah ketatnya persaingan.

 
Peluang Cuan Padel: Pengusaha Raup Untung dari Jasa Sewa Raket Premium
| Minggu, 18 Januari 2026 | 12:44 WIB

Peluang Cuan Padel: Pengusaha Raup Untung dari Jasa Sewa Raket Premium

Olahraga padel tak hanya bikin sehat dan bikin dompet tebal. Setelah ramai sewa lapangan padel, kini ramai jasa penyewa.

Luka Etika Demokrasi
| Minggu, 18 Januari 2026 | 12:42 WIB

Luka Etika Demokrasi

Ingatan kolektif masyarakat Indonesia pendek dan kerap bekerja selektif. Peristiwa besar yang sempat mengguncang ruang publik perlahan pudar.

Utang Luar Negeri Dalam Tren Menurun
| Minggu, 18 Januari 2026 | 10:00 WIB

Utang Luar Negeri Dalam Tren Menurun

Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), per akhir November 2025, ULN sebesar US$ 424,9 miliar, turun berturut-turut sejak Juni 2025.

Investasi Asing Tertahan, Domestik Jadi Bantalan
| Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00 WIB

Investasi Asing Tertahan, Domestik Jadi Bantalan

Realisasi investasi sepanjang tahun 2025 mencapai Rp 1.931,2 triliun, atau tumbuh 12,7% secara tahunan.

Punya Cuan Menarik, Investasi Jam Tangan Mewah Masih Diminati
| Minggu, 18 Januari 2026 | 06:17 WIB

Punya Cuan Menarik, Investasi Jam Tangan Mewah Masih Diminati

Minat untuk mengoleksi hingga investasi menjaga permintaan atas investasi jam tangan mewah di Indonesia

CYBR Akan Memperluas Jangkauan Pasar Keamanan Siber
| Minggu, 18 Januari 2026 | 06:13 WIB

CYBR Akan Memperluas Jangkauan Pasar Keamanan Siber

PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) membidik pendapatan lebih kuat dengan memperluas jangkauan ke berbagai negara

Prospek Bank Digital 2026: Kredit Diproyeksi tumbuh 11%, Sementara Laba Naik 5%
| Minggu, 18 Januari 2026 | 06:04 WIB

Prospek Bank Digital 2026: Kredit Diproyeksi tumbuh 11%, Sementara Laba Naik 5%

Sejumlah emiten bank digital mulai mencatatkan kenaikan harga disertai peningkatan volume transaksi, menandakan adanya akumulasi jangka pendek.

Halo Jane (HALO) Bidik Pertumbuhan Dobel Digit
| Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:10 WIB

Halo Jane (HALO) Bidik Pertumbuhan Dobel Digit

Manajemen HALO menjalankan strategi efisiensi biaya secara berkelanjutan, khususnya pada cost of production

INDEKS BERITA

Terpopuler