Persepsi Risiko Indonesia Masih Rentan

Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:00 WIB
Persepsi Risiko Indonesia Masih Rentan
[ILUSTRASI. Obligasi Negara/SUN (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)]
Reporter: Vivit Dewi | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Risiko investasi di pasar domestik masih relatif tinggi, Pergerakan credit default swap (CDS) Indonesia yang kembali naik dalam sepekan terakhir menunjukkan persepsi investor terhadap risiko Indonesia masih rapuh. 

Berdasarkan data Bloomberg, CDS 5 Tahun Indonesia  berada di level 92,05 basis poin (bps) pada Rabu (14/10), naik dibandingkan sepekan lalu di 91,97 bps. Tapi, level saat ini sudah melandai dari awal Oktober 2026 yang masih berada di level 93,23 bps.  

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Pasar Ekspor Mendorong Penjualan Astra Otoparts (AUTO)
| Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Pasar Ekspor Mendorong Penjualan Astra Otoparts (AUTO)

PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) memperluas pasar ekspor baterai kendaraan dengan menjajaki peluang di Eropa hingga Amerika Latin. 

Investor Asing Rajin Mengobral Saham BMRI, Sinyal Pembalikan Arah Belum Terlihat
| Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:11 WIB

Investor Asing Rajin Mengobral Saham BMRI, Sinyal Pembalikan Arah Belum Terlihat

Aksi jual asing terhadap BMRI berkaitan dengan kondisi makroekonomi dan meningkatnya persepsi risiko investasi di pasar domestik.

Blibli (BELI) Mengintip Momen di Akhir Tahun
| Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:06 WIB

Blibli (BELI) Mengintip Momen di Akhir Tahun

PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli) mengandalkan strategi omnichannel, momentum belanja dan peningkatan produktivitas toko fisik.

Pasar Masih Belum Menyentuh Batas Bawah, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:03 WIB

Pasar Masih Belum Menyentuh Batas Bawah, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Penguatan IHSG belum cukup untuk menyimpulkan, pasar sudah mencapai bottom. Apalagi, investor asing masih melakukan aksi jual.

Bea Masuk Impor Bahan Baku Plastik 0 Persen, Bagaimana Dampaknya ke Saham TPIA?
| Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:57 WIB

Bea Masuk Impor Bahan Baku Plastik 0 Persen, Bagaimana Dampaknya ke Saham TPIA?

Pada semester I-2026, pendapatan segmen Energy menyumbang sekitar 37% pendapatan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).

Fundamental Solid, Harga Saham MAPI Masih Bisa Melejit
| Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:28 WIB

Fundamental Solid, Harga Saham MAPI Masih Bisa Melejit

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) mencatatkan penguatan harga saham yang signifikan sepanjang tahun 2026

Penguatan Terbatas, Rupiah Konsolidasi
| Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:26 WIB

Penguatan Terbatas, Rupiah Konsolidasi

Pergerakan rupiah cenderung berkonsolidasi dan belum menunjukkan indikasi pembalikan tren yang agresif

ASII Cari Siasat Menggeber Penjualan Mobil
| Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:22 WIB

ASII Cari Siasat Menggeber Penjualan Mobil

PT Astra Internasional Tbk (ASII) tengah menghadapi tantangan perlambatan kinerja di segmen otomotif. 

Efektivitas Pengawasan BGN Masih Lemah
| Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:19 WIB

Efektivitas Pengawasan BGN Masih Lemah

Kepatuhan dalam pengelolaan anggaran dan pertanggungjawaban atas setiap rupiah uang negara menjadi ukuran keberhasilan program.

Tiga Bulan Harga Melonjak 171%, Emiten Afiliasi Haji Isam ini Diversifikasi Bisnis
| Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:17 WIB

Tiga Bulan Harga Melonjak 171%, Emiten Afiliasi Haji Isam ini Diversifikasi Bisnis

Rencana diversifikasi TEBE yang saat ini masih dalam tahap perizinan dan kajian, ternyata mampu membawa optimisme pelaku pasar.

INDEKS BERITA

Terpopuler