PFII Butuh Kredibilitas, Bukan Sekadar Insentif

Jumat, 26 Juni 2026 | 05:00 WIB
PFII Butuh Kredibilitas, Bukan Sekadar Insentif
[ILUSTRASI. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia-Lanskap kota Jakarta dilihat dari ketinggin (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)]
Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Nina Dwiantika

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah masih menggodok pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) sebagai strategi untuk menjadikan Indonesia salah satu pintu masuk arus modal global. Di tengah ambisi tersebut, muncul perdebatan terkait pemberian insentif perpajakan khusus, yang dikhawatirkan membuat kawasan tersebut menyerupai surga pajak (tax haven).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menepis anggapan tersebut. Menurutnya, rezim perpajakan yang kompetitif merupakan praktik yang lazim diterapkan berbagai pusat keuangan dunia untuk menarik investasi dan aliran modal internasional.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru