KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran kian memicu kekhawatiran pasar global. Penutupan Selat Hormuz, jalur vital perdagangan energi dunia, berpotensi mendorong lonjakan harga minyak mentah dan memperberat tekanan fiskal Indonesia yang masih bergantung pada impor produk minyak dan bahan bakar minyak (BBM).
Vice President Corporate Communication PT Pertamina Muhammad Baron mengatakan Pertamina terus memantau perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah secara intensif untuk memastikan kelangsungan pasokan energi nasional.
