Premi Risiko Naik, Pasar Hitung Ulang Valuasi GOTO
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wacana pembatasan potongan aplikator transportasi online maksimal 8% mulai 2026, ditambah sinyal keterlibatan pemerintah dalam struktur kepemilikan, membuat pelaku pasar mulai menghitung ulang premi risiko pada saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Ketidakpastian arah kebijakan dinilai lebih membebani sentimen ketimbang sekadar isu penurunan margin.
Pengamat Pasar Modal, Hendra Wardana menilai kombinasi isu regulasi dan potensi masuknya negara ke dalam struktur pemegang saham membuka dimensi baru dalam membaca prospek GOTO. Di satu sisi, kehadiran pemerintah bisa dipersepsikan sebagai dukungan strategis untuk memperkuat ekosistem digital nasional. Namun di sisi lain, pasar cenderung sensitif terhadap potensi intervensi kebijakan yang berdampak langsung pada model bisnis.
